Mitsubishi e-Canter Prototype Gak Sekadar Majang di GIIAS 2017, Melainkan Sudah Diproduksi Lho

Senin, 14 Agustus 2017 | 11:49 WIB

Tangerang - Bila sempat menyambangi booth Mitsubishi Fuso di GIIAS 2017 yang berlangsung di ICE BSD City hingga (20/8) nanti terpampang light duty truck (LDT) berwarna biru dan terpampang tulisan e-Canter Prototype.

Yup, itulah transportasi angkutan barang masa depan di mana penggerak mesinnya tidak mengaplikasi mesin konvensional berbahan bakar solar melainkan motor listrik.

Meski Mitsubishi Fuso e-Canter Prototype tampil di GIIAS sebagai display, kenyataannya untuk light duty truck (LDT) bertenaga listrik dan merupakan truk listrik pertama di dunia itu sudah memulai produksinya.

Mitusbishi Fuso Canter bertenaga listrik sudah diproduksi di Jepang dan Portugal dan siap dipasarkan di Eropa tahun ini

Pabrik di Jepang (Kawasaki) dan Portugal (Tramagal) menjadi basis produksinya dan rencananya hingga akhir tahun ini siap dipasarkan di ranah Jepang, Portugal dan juga Inggris.

Tahun depan Mitsubish Fuso e-Canter Prototype ini juga sudah akan dipasarkan di negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

"Display produk yang terpajang di GIIAS 2017 ini menjadi bukti tema besar PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors sebagai pemegang merek Mitsubishi Fuso di tanah air, yaitu 'Dulu, Sekarang, Masa Depan'," kata Duljatmono selaku Marketing Director Sales & Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.

Sistem pengisian daya dicolokkan ke listrik dan bukan ke SPBU. Siap masuk ke Indonesia bila infrastruktur pendukungnya sudah siap sedia

"Semua produk mewakili tema tersebut termasuk Mitsubishi Fuso e-Canter Prototype yang bertenagakan listrik," sambungnya.

Mitsubishi e-Canter Prototype ini ditenagai oleh baterai (e-cell).

Kehadiran dan produksi Mitsubishi Fuso e-Canter ini menjawab tantangan global yaitu emisi nol dunia di mana truk komersial yang bermesin diesel identik dengan polusi udara.

Kehadiran e-Canter menjadi jawaban dan solusi bila ligth duty truck tak selamanya menyumbang polusi udara melainkan juga bisa ramah lingkungan seperti Mitsubishi e-Canter Prototype.