Inalillahi, Mahasiswa Cantik Tewas Tergencet Bus Rombongan Wisata SMA

Taufan Rizaldy Putra - Selasa, 19 Desember 2017 | 09:20 WIB

Kecelakaan bus wisata rombongan murid asal Semarang dengan pengendara Honda Scoopy (Taufan Rizaldy Putra - )

Otomotifnet.com - Sebuah bus dengan nomor polisi AB 7267 JN mengalami kecelakaan akibat rem blong di jalur tengkorak Singaraja-Gitgit kilometer 12-13, di Banjar Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Minggu (17/12/2017) sore.

Ni Komang Darmiasih (21), seorang mahasiswi semester tujuh Politeknik Kesehatan Denpasar ini meninggal seketika di tempat kejadian.

Ia jadi satu-satunya korban meninggal pada kecelakaan itu setelah tubuhnya tergencet badan bus.

Diketahui, saat itu korban datang dari arah utara (Singaraja) menuju ke Denpasar, sedangkan bus tersebut datang dari arah Denpasar yang akan kembali ke Semarang lewat jalur Gitgit.

(BACA JUGA: Jangan Salah Pilih Saat Ganti Ban, Beda Kembangan Beda Juga Fungsinya)

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Adi Sulistyo Utomo menuturkan, bus yang  dikemudikan oleh Budi Mulyono (41) mengangkut rombongan pelajar SMA Nusa Bakti Semarang, Jawa Tengah.

Jumlah penumpang di dalamnya ada 36 orang.

Saat melintas tepat di TKP, rem bus tiba-tiba blong di jalur bertikungan tajam dan posisi jalan yang menurun.

Sopir pun panik dan langsung membanting setir bus ke arah kanan dan menyebabkan badan bus terbalik.

Nahas, dalam waktu yang bersamaan melintas Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6602 VL yang ditunggangi oleh Ni Komang Darmiasih.

(BACA JUGA: Seorang Konsumen Protes Ke Pihak Wuling: 'Eta Bunyi Gabruk-Gabruk')

"Motor korban terseret, tubuhnya tergencet di bawah badan bus. Jenazahnya berhasil di evakuasi setelah badan bus ditarik oleh mobil derek," terang AKP Sulistyo.

Menurut keterangan lebih lanjut dari AKP Sulistyo, saat ini sopir bus sudah diamankan di Mapolres Buleleng.

Dari kecelakaan ini, selain satu orang meninggal, ada satu orang yang mengalami luka berat, dan 17 orang lainnya luka ringan.

"Korban luka berat dirawat di ruang Kamboja, karena mengalami patah tulang pada bagian kaki atas nama Feri Evendi. Yang meninggal dunia masih di ruang jenazah belum diambil," jelasnya.

Sedangkan 17 korban luka ringan sudah dipulangkan ke Semarang, karena tidak memerlukan perawatan yang lebih intensif.

Artikel Ini Sudah Dipublikasikan di Tribunews.com Dengan Judul Innalillahi, Bus Wisata Rombongan Murid Asal Semarang Diduga Alami Blong di Bali, Satu Tewas