First Ride TVS Apache RTR 160, Spek Dan Model Sih Lewatin Verza

Iday - Jumat, 28 September 2018 | 10:30 WIB

First ride TVS Apache RTR 160 4V (Iday - )

Klaimnya bisa memberikan tenaga lebih di putaran atas dan daya tahan komponen mesin lebih panjang. Teknologi ini diturunkan dari kakaknya Apache RTR 200 4v.

Lalu untuk versi yang nanti dipasarkan di Indonesia, dilengkapi sistem injeksi closed loop yang dikontrol ECU BOSCH asal Jerman yang menggunakan mico-processor 16-bit. 

Diset untuk menghasilkan tenaga lembut dan konsisten dalam berbagai kondisi.

Tentu terdapat pula Idling Air Control Valve (IACV) yang mengatur asupan udara agar langsam mesin stabil.

(BACA JUGA: Fakta Di Balik Test Ride Viar Cross X 200 ES & Cross X 250 ES, Buka-Bukaan Kelebihan dan Kekurangannya)

Sisi pengereman dibekali dengan double cakram model wavy.

Depannya pakai cakram 270 mm dijepit kaliper 2 piston dan belakangnya cakram 200 mm dengan kaliper 1 piston.

Kedua remnya punya karakter empuk namun pakem banget saat ditekan penuh, terutama yang belakang nih! Wah CB150 Verza aja belakang masih teromol ya!

DAB/OTOMOTIF

 

RIDING POSITION & HANDLING

Memiliki tinggi jok 800 mm, tentu bukan masalah untuk rata-rata orang Indonesia.

Buktinya tester berpostur 170 cm bisa menapak bebas ketika duduk di jok lebarnya.

Dan setelah duduk, RTR 160 4v ini ternyata menyuguhkan posisi berkendara yang santai, berkat posisi footstep lurus dengan jok dan tak terlalu tinggi.

Jadi kaki tidak terlalu menekuk dan ditunjang setang tinggi, yang membuat punggung lebih rileks.

(BACA JUGA: Test Ride New Kawasaki Ninja 650, Moge Yang Ramah Sama Pasar Indonesia)

TVS membekali motor ini dengan Double Cradle Split Synchro Stiff Chassis, klaimnya dapat meningkatkan stabilitas motor hingga 25%.

Lalu suspensi belakang pakai monosok seperti RTR 200 4v, pakai Showa yang konon sudah diseting pada bagian compression dan rebound damping untuk menghasilkan feeling berkendara yang baik.

Ketika diajak mengitari area pabrik, untuk pengendara berbobot 57 kg ternyata monosoknya terasa keras, begitu pula saat dicoba berboncengan.

Sepertinya didesain kuat mengangkut beban berat agar tidak amblas.

DAB/OTOMOTIF
Desain lampu belakang TVS Apache RTR 1604V