Operasi Zebra 2019 Disebut Kurang Lama, Ada Yang Minta Diperpanjang

Irsyaad Wijaya - Rabu, 30 Oktober 2019 | 12:15 WIB

Memasuki hari ke-4 pelaksanaan sweeping Operasi Zebra Mahakam 2019, Kalimantan Timur pengendara yang tertilang akibat melakukan pelanggaran hampir mencapai 500 pengendara. (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Operasi Zebra 2019 serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia mulai 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Menanggapi hal ini, pemerhati masalah transportasi, Budiyanto mengaku banyak masyarakat yang meminta operasi Zebra untuk ditambah waktunya.

"Dari hasil interaksi saya dengan masyarakat bahwa ada yang mengusulkan waktunya (Operasi Zebra) ditambah," kata mantan Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya di Jakarta, (29/10/19).

"Dalam kegiatan operasi itu kan banyak pro dan kontra. Nah saat itu ada yang mengusulkan bahwa kalau perlu operasi seperti itu waktunya ditambah," sebutnya.

(Baca Juga: Operasi Zebra Candi 2019 Digelar, Wakapolres Ikut Dirazia, 26 Polisi Melanggar)

"Karena dengan adanya operasi tersebut banyak masyarakat yang takut. Sehingga ketika ada operasi mereka otomatis disipilin seperti bawa surat-surat lengkap seperti STNK dan BPKB," bebernya.

Namun lanjut Budiyanto, untuk mengubah waktu operasi harus memiliki sebuah payung hukumnya terlebih dahulu.

"Padahal namanya operasi khusus kepolisian itu kan waktunya sudah ditentukan," jelasnya.

"Misalnya Operasi Kepolisian Simpatik (21 hari) sementara Operasi Patuh dan Zebra (14 hari )," terang Budiyanto.