MotoGP Prancis 'Korban' Baru Virus Corona, Seri Terancam Diundur Jadi Bulan Juni

Nur Pramudito,Ignatius Ferdian - Minggu, 22 Maret 2020 | 07:00 WIB

Momen ketika pembalap tim Suzuki Ecstar, Alex Rins berada di depan Jorge Lorenzo saat MotoGP Prancis 2019 (Nur Pramudito,Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Jadwal MotoGP 2020 masih belum ada kejelasan sampai saat ini dikarenakan Virus Corona.

Kali ini yang kena imbas selanjutnya adalah MotoGP Prancis, yang awalnya bakal digelar bulan Mei berpeluang diundur ke Juni.

Setelah menggelar seri pembuka di Qatar tanpa kelas utama MotoGP, seri berikutnya baru akan dilanjutkan Mei mendatang di Jerez, Spanyol.

Hal tersebut terjadi setelah ada penyesuaian jadwal akibat merebaknya Virus Corona.

(Baca Juga: VR46 Academy Siapkan Aturan Baru, Nggak Boleh Latihan Rame-rame, Cegah Virus Corona)

Rencananya pada Mei juga akan dihelat MotoGP Prancis dan MotoGP Italia.

Namun ketiga balapan ini tampaknya belum bisa dipastikan akan dihelat.

Spanyol, Prancis dan Italia menjadi negara di Eropa yang terdampak cukup para Virus Corona.

Promotor MotoGP Prancis, Claude Michy, bahkan menegaskan bahwa balapan di Sirkuit Le Mans berpeluang diundur ke bulan Juni.

(Baca Juga: MotoGP 2020 Diragukan Bisa 19 Seri, Presiden IRTA: Melakukannya Adalah Hal Bodoh)

"Kami akan memutuskan pada minggu pertama April apa yang harus dilakukan, tergantung pada situasi kesehatan. Tidak ada gunanya terburu-buru," kata Michy dilansir dari Crash.

Michy juga enggan mempertimbangkan opsi menggelar balapan tanpa penonton.

Menurutnya, balapan MotoGP adalah ajang yang harus dirayakan banyak orang.

Apalagi, MotoGP Prancis di musim lalu memiliki jumlah penonton yang cukub banyak yaitu 206,333 penonton, terbanyak kedua setelah MotoGP Thailand.

(Baca Juga: MotoGP 2020 Tak Kunjung Dimulai, Tim Satelit Terancam Bangkrut)

Meski begitu, Michy tetap berharap pihak MotoGP bisa melanjutkan gelaran di musim ini.

"Hal yang paling penting adalah balapan di musim ini harus tetap berlangsung. Meski dengan hanya menggelar 10 atau 11 balapan jika perlu," jelas Michy.