Proyek Tol Trans Sumatera Tetap Lanjut, Corona Siap Dihadapi, Ini Alasannya

Ignatius Ferdian - Minggu, 22 Maret 2020 | 19:30 WIB

Penampakan foto udara Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Ignatius Ferdian - )

Adapun isi contingency plan tersebut antara lain, sistem WFH (Work From Home) bagi karyawan yang menggunakan transportasi publik atau berusia lebih dari 50 tahun.

Kemudian, karyawan dalam kondisi hamil atau menyusui, serta status pemulihan kesehatan khusus bagi karyawan yang rentan terhadap penurunan imunitas.

“Manajemen telah menginstruksikan kepada Project Manager untuk melakukan pembagian kerja di proyek/ruas/cabang tol dengan pembagian shift, membatasi waktu kerja, dan menghindari pekerjaan lembur,” ungkap Fauzan.

Selain itu, aksi cepat tanggap pun akan dilakukan oleh masing-masing proyek jika terdapat pekerja yang terinfeksi positif virus Corona.

(Baca Juga: Suzuki Ertiga Hancur Berantakan, Terbalik dan Terlempar Keluar Tol Pemalang-Batang)

Pekerja harus berkoordinasi dengan tim krisis divisi yang dipantau langsung oleh manajemen Hutama Karya di kantor pusat.

Tak hanya itu, perusahaan juga telah menyusun berbagai skenario terkait respon jika terjadi penyebaran virus corona di lokasi proyek dengan memastikan adanya alternatif solusi jika langkah yang ada saat ini tidak dapat menjalankan bisnisnya akibat virus Corona.

Fauzan menegaskan, kebijakan ini dipastikan tidak menghambat proses pembangunan proyek JTTS.

Sumber: https://properti.kompas.com/read/2020/03/18/133114521/hutama-karya-pastikan-pembangunan-tol-trans-sumatera-jalan-terus?page=all#page2