Plus Minus Velocity di Skutik, Tenaga Bisa Naik, Tapi Bisa Turun Juga?

Fariz Ibrahim - Senin, 1 Juni 2020 | 17:40 WIB

Velocity di skutik punya diameter yang lebih besar, udara ke ruang bakar lebih banyak (Fariz Ibrahim - )

Otomotifnet.com – Untuk membuat volume udara yang masuk ke ruang bakar ada banyak cara.

Bisa mengganti dengan filter udara aftermarket, open filter, hingga yang sedang ramai adalah penggunaan velocity pada skutik.

Velocity ini menggantikan peran selang karet dari filter udara yang menuju throttle body.

Dengan diameter yang lebih besar, tentu penggunaan velocity ini memang berpengaruh pada tenaga mesin.

 Baca Juga: Honda Genio Pakai Pelek Scoopy, Perlu Dipapas, Imut Modal Rp 1,1 Jutaan

“Jadi walaupun volume boks filter tetap, tapi udara yang masuk ke ruang bakar lebih banyak karena diameter velocity yang lebih besar.”

“Sama aja kaya minum pake sedotan, kalau sedotan kecil pasti nyedotnya padet dan kencang tapi jumlahnya gak banyak. Nah kalau sedotan besar gak terlalu padat tapi jumlahnya lebih banyak,” buka Danu Andri Wibisono dari Duta Motor Sport (DMS).

Fariz/otomotifnet.com
Velocity pada skutik berbahan stainless lebih mudah menyerap panas

Namun kenaikan tenaga pada tiap motor akan berbeda, tidak semesta-mesta menggunakan velocity ini tenaga akan naik banyak ya sobh.

“Di motor standar sih naiknya gak banyak, gak sampai 1 dk. Kalau motor oprekan bisa lebih dari 1 dk,” sebut Wibi sapaan akrabnya.

 Baca Juga: Yamaha R15 Pakai Winglet Rp 400 Ribuan, Jadi Mirip M1 Valentino Rossi