Otomotifnet.com - SM Sport SM3 bisa dibilang main sendiri di kelasnya, karena dari brand Jepang tak ada yang jual naked bike retro bermesin 400 cc dengan harga di bawah Rp 100 juta, tepatnya Rp 88,6 juta.
Ini merupakan strategi dari PT. MForce Indonesia selaku APM SM Sport, “Kami masuk ke pasar blue ocean, yang belum digarap pabrikan lain,” terang Indra Gumay, GM 3S Marketing PT. MForce Indonesia.
Walaupun berbanderol cukup menarik dan tanpa saingan langsung, SM3 tetap dibekali dengan beragam fitur yang tentunya untuk menambah value for money produk yang masuk Indonesia secara CKD ini.
Ada apa saja sih fitur andalannya? Yang paling terlihat mencolok mata tentu peleknya yang unik, yang mana model jari-jari tapi bannya tubeless.
Baca Juga: Honda ADV150 Bisa Ganti ECU aRacer, Harga Rp 3 Jutaan, Fitur Lengkap
Dengan pelek model ini, kesan klasik retro lebih kuat, namun bannya tetap tubeless jadi tak mudah kempis kendati tertusuk benda asing.
Masih di area kaki-kaki, tampak jelas jika suspensi depan terlihat kekar dan modern, karena pakai model upside down dengan as berdiamater 41 mm.
Sementara untuk belakang pakai lengan ayun yang dikawal suspensi ganda, yang ulirnya dicat warna merah.
Kedua suspensi belakang ini punya setelan preload 5 tingkat.
Geser ke bagian rem, kedua roda dikawal pengurang laju tipe cakram, untuk depan pakai disc lebar yang dikawal kaliper berisi 4 piston radial mount.
Sementara rem belakang pakai kaliper 1 piston, yang mana kalipernya juga dicat merah senada dengan ulir per belakang.
Untuk keamanan, remnya dikawal pula dengan ABS (Anti-lock Brake System).
Jika melihat di bagian ujung belakang, terdapat sepatbor model menggantung yang dudukannya terpasang di ujung lengan ayun, hal itu karena bagian buntut didesain pendek.
Baca Juga: Kawasaki ZX-25R Datang, Bisa Order Knalpot Akrapovic, Dibanderol Seharga Honda Vario 125
Jika ingin tampil bersih, tentu tinggal lepas saja sepatbornya.
Geser ke atas, tampak lampu-lampu sudah LED, malah lampu utama yang pakai bentuk model bulat dibekali DRL, dengan bentuk unik mirip huruf X.
Lanjut di atasnya terdapat panel instrumen perpaduan analog dan digital.
Analog untuk takometer yang angkanya mentok 12.000 rpm, sedang digital untuk info lain mulai dari spidometer, odometer, tripmeter, fuelmeter, suhu cairan pendingin dan gear position. Sisanya ada info lampu-lampu.
Kemudian untuk mendukung perjalanan jauh, SM3 dibekali tangki bensin berkapasitas lumayan besar, hingga 18 liter!
Dari bagian mesin, mesin 2 silinder segaris berkapasitas murni 378 cc ini pakai sistem pasokan injeksi closed loop, karena terdapat sensor O2 di leher knalpotnya.
Lalu untuk pendinginan dibekali radiator yang dikawal 2 buah extra fan.
Yang unik, knalpotnya pakai konfigurasi 2-2, jadi keduanya berdiri sendiri-sendiri menyembul di sisi kanan kiri motor.
Lumayan banyak kan fiturnya?