Marc Marquez Absen Lama di MotoGP, Dovizioso Sampai Aleix Espargaro Bereaksi

Ignatius Ferdian,Laili Rizqiani - Senin, 24 Agustus 2020 | 20:10 WIB

Marc Marquez harus absen tiga bulan dari gelaran MotoGP 2020, begini penjelasan dari bos tim Repsol Honda (Ignatius Ferdian,Laili Rizqiani - )

Otomotifnet.com - Absennya pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez selama kurang lebih 3 bulan mendapat tanggapan dari para rivalnya. 

Ia harus absen karena wajib menjalani masa pemulihan dikarenakan cedera yang dialaminya.

Sebelumnya, Marquez mengalami crash high side pada MotoGP Spanyol 2020 yang menyebabkan patah tulang lengan kanan.

Seminggu kemudian, Marc mencoba kembali balapan, namun sayangnya akibat terlalu memaksakan diri membuat cedera yang dialaminya lebih parah.

Baca Juga: Klasemen Sementara Usai MotoGP Stiria 2020: Posisi Puncak Tak Berubah, Rossi Justru Melorot

Absennya Marc Marquez tentu mengundang reaksi dari banyak pihak termasuk para pembalap.

Andrea Dovizioso, yang menjadi runner up MotoGP selama tiga musim bisa jadi mendapat peluang besar atas keadaan tersebut.

"Saya tidak tahu dan tidak ingin mengatakan apapun tentang itu. Setiap kali dia ada dalam balapan, Marc akan selalu berada di depan," ungkap Dovi seperti dikutip dari Corsedimoto.com

"Di satu sisi ini bagus untuk perlombaan, tapi tidak untuk situasi kami," sambungnya.

Baca Juga: Fabio Quartararo di Puncak Klasemen, Posisinya Mulai Terancam, Point Rapat

Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro justru mengatakan sanjungannya kepada Marc Marquez.

"Marc adalah pembalap terbaik saat ini." terang Pol Espargaro yang berhasil finis ketiga pada MotoGP Stiria 2020 (23/8/2020).

Ia juga berharap Marc segera pulih dan dapat kembali ke lintasan.

Absennya Marc Marquez dari balapan bisa jadi membuka kesempatan untuk para pembalap lain menjadi lebih kompetitif.

Baca Juga: Pamit Dari Ducati Setelah Musim 2020, Dovizioso Dicolek Espargaro Masuk Tim Aprilia

Seperti yang dibicarakan pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro lewat telepon dengan Marc.

Menurutnya, kejadian yang menimpa Marc Marquez perlu diwaspadai oleh para pembalap lain.

"Dalam balapan, hal buruk dapat terjadi pada kita semua termasuk yang terbaik sekalipun. Kita harus selalu berhati-hati," ujarnya.

Musim 2020 bisa jadi musim terburuk untuk tim Repsol Honda, pembalap pengganti Stefan Bradl belum mengumpulkan poin sementara Alex Marquez berada di posisi ke-15 dengan raihan 15 poin.