Power Steering Selesai Dibongkar Enggak Asal Bisa Dipakai, Wajib Spooring

Irsyaad Wijaya,Ryan Fasha - Kamis, 5 November 2020 | 15:00 WIB

Ilustrasi power steering tengah diservis (Irsyaad Wijaya,Ryan Fasha - )

Otomotifnet.com - Power steering akan mengalami keausan di beberapa komponennya jika sudah berumur.

Seperti as rack steer dan bushing yang aus sampai bocor sil, kerap kali menjadi biang permasalahan.

Setelah selesai bongkar power steering juga enggak langsung asal pakai lho, ada yang harus dilakukan yakni spooring.

Spooring atau wheel alignment adalah meluruskan kembali posisi roda agar selaras lagi seperti setelan pabrikan.

Baca Juga: Gigi As Rack Steer Power Steering Aus, Gejala Bisa Dirasakan Saat Pegang Setir

komponen bagian dalam pompa power steering hidraulis

Ini sangat dibutuhkan setelah perbaikan power steering karena saat perakitan pasti ada komponen yang berubah setelannya.

"Benar, setelah pembongkaran, perbaikan dan perakitan power steering pasti akan mengubah setelan kelurusan roda," buka Budhi, pemilik bengkel spesialis power steering Intan Motor 77.

"Kelurusan roda terhadap setir yang berubah ini harus dikalibrasi ulang dengan melakukan spooring," tambah pria yang bengkelnya di Jl. Harapan Indah, Bekasi.

Dengan spooring yang sekarang ini umumnya sudah mengadopsi teknologi digital bisa mengembalikan posisi roda bagian depan.

Bila tidak melakukan spooring setelah perbaikan power steering bisa menyebabkan laju mobil tidak akan lurus.

Demikian juga dengan keausan ban yang tidak merata sehingga akan menyebabkan masalah dalam jangka panjang.

"Sebaiknya segera lakukan spooring setelah power steering selesai diperbaiki," sebutnya. 

daihatsu.co.id
ilustrasi spooring dan balancing mobil