Yamaha R25 Mesin Anti-Overheat, Tampilan Lebih Racy, Pakai Part Ini

Fariz Ibrahim - Senin, 1 Maret 2021 | 22:55 WIB

Ada 3 pilihan yang bisa dipilih sesuai keinginan (Fariz Ibrahim - )

Otomotifnet.com - Suhu mesin kendaraan yang terlewat panas tidak hanya membuat power mesin drop, tapi juga bikin kaki gerah!

Meski tak sampai overheat enggak ada salahnya upgrade sistem pendingin.

Misalnya dengan ganti coolant, pasang kipas radiator lebih besar atau ganti juga radiatornya.

Salah satu radiator gambot tersedia untuk Yamaha YZF-R25 atau MT-25, buatan PT Anugerah Aneka Industri (AAI).

Radiator yang ditujukan untuk balap ini juga bisa dipakai untuk harian. 

Ada 3 jenis yang bisa dipilih, pertama yang punya bentuk mirip dengan radiator bawaannya namun punya volume air radiator yang lebih banyak. 

Baca Juga: Yamaha R25 Libur Balap, Jadi Besutan Sunmori, Tampilan Racing Retro

Istimewa
Tampilan MT-25 terlihat kekar dengan radiator besar ini

“Kebanyakan yang terjual malah untuk harian, terutama yang sudah bore up menjadi 320 cc, memang dianjurkan agar mesin lebih adem juga."

"Volume air radiator lebih banyak yaitu 550 ml sedangkan yang standar hanya 350 ml saja,” ucap Angga Kurniawan owner dari Anjany Racing (AR) yang sudah memasarkannya. 

Masih kurang puas? Ada yang berukuran jumbo dengan volume air radiator 930 ml.

 

“Radiatornya besar dan desainnya mengikuti lekuk bodi motor, sehingga pemasangan gak perlu coak bodi."

“Pernah coba di R25 full spek di sirkuit Sentul, Bogor, Jabar suhu motor hanya ada pada range 87°-88°c saja."

"Pakai yang besar untuk harian oke saja, mesin akan tetap mencapai suhu optimalnya karena banyak stop and go, selain itu malah lebih racing look kan,” lanjutnya.

Pilihan selanjutnya tidak hanya radiator, melainkan gabung dengan oil cooler.

Radiatornya bervolume 550 ml, karena ada oil cooler maka kapasitas oli mesinnya ditambah 0,46 lt. 

Baca Juga: MX King Pakem Gak Pake Mahal, Cukup Kaliper R25 Plus Braket Aluminium

Fariz/otomotifnet.com
Dimensi radiator tipe kecil punya perbedaan sedikit dengan standarnya. Cuma lebih tebal

“Tapi kalau untuk harian suhu dari leher knalpot malah bikin panas oil cooler, lain jika dipakai balap yang selalu dalam kecepatan tinggi,” jelas Angga yang doyan turing ini.

Kalau mau pasang yang ini harus bikin jalur oli yang menuju oil coolernya dulu.

“Harus bolongin crankcase untuk jalur masuknya saja yang menuju oil cooler, jalur keluarnya sudah ada lewat pompa oli,” sahut Sudirjo salah satu mekanik AR. 

Berminat meminang radiator ini? Siapkan Rp 1,7 juta untuk yang paling kecil, kemudian Rp 4,5 juta untuk yang plus oil cooler, dan yang paling besar masih promo hanya Rp 3,8 juta dari Rp 7 juta.

Itu semua belum termasuk jasa pasang Rp 100 ribu, kalau mau tambah dudukan untuk extra fan tambah lagi Rp 25 ribu saja.

Fariz/otomotifnet.com
Cable ties ini berfungsi untuk menahan ram untuk melindungi radiator dari batu kerikil

Anjany Racing: 021-53679239