Biang Rotor Sensor NMAX, Lexi, Aerox dan XMAX Rusak Beragam, Ganti Aja Murah Kok

Uje,Irsyaad W - Senin, 17 Januari 2022 | 12:20 WIB

Rotor bisa dicek secara fisik penyok atau tidak, kalau penyok bisa mengacaukan sistem ABS (Uje,Irsyaad W - )

Otomotifnet.com - MAXI Yamaha seperti NMAX, Lexi, Aerox dan XMAX dilengkapi rotor sensor di area roda depan.

Fungsinya selain sebagai sensor ABS, juga sebagai speed sensor alias pembaca kecepatan motor.

Namun jika rotor sensor rusak, ada gejala beragam yang muncul seperti dijelaskan Dody Irawan dari D-Garage Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Mulai dari menyalanya indikator TC dan ABS terus menerus, sampai pembacaan speedometer yang error atau tidak sesuai dengan kecepatan motor saat jalan," ucap Dody

Terkadang juga ditandai dengan munculnya kode error 42 di area speedometer.

Menurut Dody yang bengkelnya di Jl. Warakas VII, Gang 8, Tj Priok, Jakarta Utara, ada beberapa penyebab yang membuat rotor sensor ini menjadi bermasalah.

"Paling sering itu karena motor terjatuh atau kecelakaan, sehingga rotor jadi bengkok," terangnya.

Nurul
Luruskan rotor speed sensor menggunakan obeng -

"Rotor ini sebetulnya cukup tipis, sehingga terkena batu saja bisa bikin rotor jadi bengkok," lanjut Dody.

Makanya pembacaan kecepatan di area spidometer jadi bermasalah bahkan munculnya kode error karena rotor yang berubah bentuk itu.