Bukan Salah Ketik, Loker Sopir Truk di Singapura Wajib Punya Gelar Sarjana, Gaji Rp 41 Juta

Ferdian - Selasa, 26 Juli 2022 | 15:15 WIB

Informasi lowongan pekerjaan sebagai sopir truk di Singapura yang mensyaratkan gelar sarjana ini dilaporkan viral di media sosial. (Ferdian - )

Otomotifnet.com - Belum lama ini viral iklan lowongan pekerjaan untuk posisi sopir truk di Singapura yang punya syarat agak nggak biasa.

Diberitakan World of Buzz pada Minggu (17/7/2022), diunggah oleh Preethi Engineering di portal pekerjaan milik Pemerintah Singapura MyCareersFuture, lowongan pekerjaan sopir (kelas 4: truk dengan 4 gandar) itu bikin bingung atau kaget netizen.

Pasalnya, dalam persyaratan tersebut, pelamar sopir salah satunya harus memiliki setidaknya gelar sarjana.

Beberapa netizen pun menanggapi heran sejak kapan gelar sarjana dibutuhkan untuk menjadi sopir dan menganggap jenis pekerjaan tersebut lebih memerlukan syarat lisensi (SIM) dan pengalaman.

Ada di antara mereka yang melontarkan candaan kalau pekerjaan sebagai pengemudi forklift mungkin membutuhkan gelar PhD.

Ada juga netizen yang berkomentar bahwa universitas di Singapura semestinya menawarkan program gelar sarjana tentang bagaimana menjadi sopir truk di masa depan.

Wajib memiliki gelar sarjana ternyata bukan satu-satunya hal yang jadi sorotan netizen saat menanggapi keberadaan lowongan pekerjaan menjadi sopir truk tersebut.

Dimana, lowongan pekerjaan itu juga menyaratkan pelamar punya pengalaman selama 10 tahun sebagai pengemudi dan bersedia melakukan shift malam serta over time bila diperlukan.

Syarat itu dianggap cukup melelahkan atau tak sebanding dengan upah yang ditawarkan, yakni antara 2.800 dollar Singapura (sekitar Rp30,2 juta) dan 3.800 dollar Singapura (Rp 41 juta) per bulan.

Diungkap oleh AsiaOne, Preethi Engineering menegaskan bahwa daftar syarat pekerjaan menjadi sopir tersebut bukanlah kesalahan ketik dan bahwa posisi tersebut memang membutuhkan gelar sarjana.