Tarikan Mobil Nyendat Saat Berakselerasi, Bisa Jadi Tanda-Tanda Sensor Ini Mau Mati

Andhika Arthawijaya - Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:40 WIB

Ilustrasi O2 sensor bawah Suzuki Ertiga Dreza (Andhika Arthawijaya - )

Tapi sebelum keluar tanda engine check, pada beberapa mobil akan memperlihatkan tanda-tanda awal.

Seperti yang dialami kru Otomotifnet.com pada Suzuki Ertiga Dreza GS AT keluaran 2017.

Oiya, sensor oksigen pada Ertiga Dreza ini jumlahnya ada 2 buah, sisi atas dan sisi bawah bagian yang mengembung setelah header.

Baca Juga: Ini Dia Komponen Di Mobil Yang Berkontribusi Terhadap Efisiensi BBM

Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Kerak atau deposit pada ujung O2 sensor, dapat mengganggu pembacaan sensor

Nah, tanda-tanda ketika salah satu sensor oksigen tersebut akan mati, saat berakselerasi pada kecepatan di atas 60 km/jam, tarikan mobil mendadak kayak tersendat.

Padahal awalnya mobil melaju mulus tanpa ada keanehan. Namun begitu kecepatan dinaikkan ke 80 km/jam, tiba-tiba putaran mesin seperti nahan.

Tapi begitu kecepatan dikurangi, problem mesin tersendat tadi hilang dan mobil melaju normal.

Saat itu indikator engine check masih belum berkedip, yang menandakan ada masalah pada sistem di mesin.

Tapi ketika kecepatan coba dinaikkan lagi, gejala nyendat tadi kembali muncul, dan kemudian dibarengi lampu engine check berkedip.

Meski lampu engine check menyala, mesin masih tetap beroperasi.

Keesokan harinya sebelum mobil dibawa ke bengkel untuk diperiksa menggunakan alat scanner, waktu mesin baru dinyalakan (dalam kondisi dingin), idle mesin terasa agak pincang.

Lalu setelah suhu mesin panas dan mobil dijalankan, terasa tarikan mobil agak ngedrop dari biasanya.

Nah, begitu nyampe bengkel dan discan penyebabnya, fix masalahnya akibat O2 sensor bagian bawah mati.

Begitu diganti baru, semua kendala-kendala yang tadi dialami langsung lenyap hingga sekarang.