Kenapa Saat Mobil Lama Ditinggalkan, Dianjurkan Tangki BBM Terisi Penuh

Grid - Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:38 WIB

Ilustrasi menguras tangki bahan bakar mobil yang bercampur air dan kotoran (Grid - )

Otomotifnet.com – Sering tinggalkan mobil kesayangan lama terparkir di garasi, bisa timbulkan masalah di kemudian hari.

Apalagi jika tangki bahan bakarnya dalam kondisi tinggal separuh atau lebih.

Pasalnya tangki bahan bakar yang tidak terisi penuh berpotensi menciptakan kondensasi air.

“Akan terbentuk uap air yang lama-kelamaan bisa membuat bagian dalam tangki berkarat,” beber Suwandi, Service Advisor bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) Pulogadung, Jakarta Timur.

Tak hanya resiko karat, uap air yang terbentuk di langit-langit tangki akan jatuh ke dalam bahan bakar dan mengendap di dasar tangki.

“Jika air sampai tersedot bersama bahan bakar ke ruang bakar, bisa bikin mesin mbrebet bahkan water hammer,” tukas Wandi, sapaan akrabnya.

Itu lah sebabnya sangat dianjurkan melakukan kuras tangki bahan bakar setiap periode tertentu.

Yakni setiap jarak tempuh 50.000 km atau 2 - 3 tahun sekali, atau maksimal per 100.000 km (5 tahun).

Istimewa
Ilustrasi air mengendap di bagian dasar bahan bakar

Apalagi bila tangki BBM sering diisi bahan bakar berkualitas rendah yang memiliki kandungan sulfur tinggi.