Daihatsu Taft Masuk Kategori Mobil Hobi, Simak 6 Tips Merawatnya

Abdul Aziz Masindo - Kamis, 23 Maret 2023 | 17:30 WIB

Daihatsu Taft di Performa Auto (Abdul Aziz Masindo - )

"Slang alternator itu Slang oli bertekanan tinggi, itu banyak yang sudah keras karena usia, kena benturan sedikit atau guncangan sedikit slang bisa saja putus, oli habis mesin jebol," tekan David

"Sama slang power steering, slang power steering itu ada 3 macam, slang panjang yang bentuknya seperti tongkat, slang balik, dan slang high pressure, itu wajib diganti karena sudah tua," tambah David.

4. Timing Belt dan Tensioner

F Yosi/Dok. OTOMOTIF
Jika didapati gergi fan belt atau timing belt sudah ada yang 'ompong', lakukan penggantian

Daihatsu Taft belum memakai timing chain, alias masih memakai timing belt, kalau timing belt yang berbahan karet ini sudah ditemukan retak, sebaiknya langsung ganti saja.

"Wajib periksa timing belt, karena kalau timing belt putus itu harus turun mesin, karena bengkok klep-klep nya, fanti timing belt sekalian ganti tensioner," papar David.

"kalau fan belt putus di mana saja masih oke tinggal pasang bisa jalan normal lagi, tapi kalau timing belt putus harus turun mesin, makanya timing belt harus diperhatikan," lanjutnya.

5. Cock Drain

Abdul Aziz M/Otomotifnet.com
Cock Drain Daihatsu Taft

Cock drain menjadi part yang paling sering ditemui masalahnya, cock drain yang bermasalah bisa menyebabkan mesin overheat.

"Ada hal-hal lain seperti jalur-jalur air di mesin, itu namanya cock drain, di blok buat jalur air pendinginan air, itu biasanya lumpur dari perputaran air yang karatan, dari radiator, itu biasanya buntu, itu yang membuat mesin overheat, kalau dipaksa jebol," bilangya.

6. Injektor

David juga menyarankan untuk jangan mengisi solar atau bahan bakar diesel saat indikator BBM menunjuk ke 'E' atau kurang dari setengah tangki.

Sebab Jika sering mengisi solar kurang dari seperempat tangki atau indikator BBM mendekati 'E', dampaknya tangki dan injektor Taft bisa masuk angin.

"Buat yang baru pegang Taft, saat mengisi solar (indikator BBM) jangan mendekati E, minimal setengah tangki kurang dikit atau seperapat tangki harus isi lagi," saran David Kamil.

"Karena kalau sering-sering isi solar mendekati E itu bisa masuk angin tangki dan injektornya, Ya Taft gampang masuk angin, kalau masuk angin harus di pompa manual," lanjutnya.

Kalau tangki BBM dan injektor sudah masuk angin, indikasinya saat mesin sedang idle, mesin ada gejala pincang.

 Selain itu, ia juga menyarankan untuk kalibrasi ulang injektor di Taft.

"Sekalian juga nozel-nozel dicek dan kalibrasi ulang, karena sudah banyak nozel Taft yang kencing atau enggak rata, itu yang menyebabkan tenaga hilang, asap ngebul hitam pekat," sarannya lagi.

"Asap hitam pekat dari nozel, injection pump yang enggak benar, kalau asap putih itu oli terbakar, kompresi sudah bocor, menyebabkan oli kebakar bersama gas buang, biasanya karena sudah aus ring piston dan pistonnya, linernya sudah ada gap," tutup David Kamil.

Baca Juga: Cara Beli Mobil Diesel Bekas, 3 Hal Ini Tentukan Mesin SUV Masih Sehat