Otomotifnet.com - Dunia SUV ladder frame di Indonesia kembali memanas melalui rivalitas abadi dua varian tertinggi, Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 melawan Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4.
Sebagai representasi kasta tertinggi (flagship) dengan sistem penggerak empat roda, keduanya membawa spesifikasi mesin yang sangat kontras di atas kertas maupun di lintasan aspal.
Kapasitas Besar vs Efisiensi Teknologi
Toyota kini mengandalkan mesin terbaru berkode 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc 4-silinder turbodiesel.
Jantung pacu ini mampu memuntahkan tenaga impresif sebesar 201 dk dengan torsi melimpah 500 Nm yang sudah terasa sejak putaran bawah (1.600 rpm).
Di sisi lain, Mitsubishi tetap setia dengan mesin legendaris 4N15 berkapasitas lebih ringkas, yakni 2.442 cc.
Meski efisien, mesin ini menghasilkan output yang lebih moderat di angka 181 PS (178 dk) dan torsi 430 Nm.
Perbedaan kubikasi mesin sekitar 300 cc ini menjadi kunci utama dalam peta persaingan performa keduanya.
Baca Juga: Tips Merawat Mesin Mobil Pajero, Innova, dan Fortuner Agar Lebih Awet!
Baca Juga: Mitsubishi Pajero Sport Tidak Bisa Mundur? Ini Penyebab Masalahanya
Baca Juga: Mobil Diesel Toyota Fortuner Kalian Limbung? Ini Solusi Dari Bengkel Spesialis
Baca Juga: Beli Mobil Diesel Mitsubishi Pajero Sport Wajib Cek Komponen Ini
Siapa yang Paling Responsif?
Dalam pengujian nyata, keunggulan angka spesifikasi Toyota Fortuner terbukti linear dengan hasil di lapangan.
Pada uji akselerasi statis 0-100 km/jam, Fortuner 2.8 GR Sport mampu melesat dalam waktu 10,3 detik, unggul signifikan dibandingkan Pajero Sport yang memerlukan waktu 11,8 detik.
Dominasi Fortuner pun berlanjut pada pengujian akselerasi menengah (60-80 km/jam).
Fortuner hanya membutuhkan waktu 2,6 detik untuk melakukan overtaking, sementara Pajero Sport tertinggal sedikit di angka 2,9 detik.