Kenapa Mesin Mobil Wajib Punya Sistem Pendingin? Ini Alasan Teknisnya

Konten Grid - Selasa, 3 Februari 2026 | 14:30 WIB

Sistem pendingin mesin

Otomotifnet.com - Dalam ekosistem mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine), manajemen suhu bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan vital.

Untuk menghasilkan energi kinetik, mesin harus menciptakan ledakan di ruang bakar yang suhunya mampu menyentuh angka ekstrem 2.500° Celsius.

Pada satu sisi, suhu tinggi sangat dibutuhkan agar proses penguapan bahan bakar terjadi secara instan demi mencapai pembakaran sempurna.

Namun, di sisi lain, panas yang tidak terkendali adalah musuh utama material logam.

Indikator suhu mesin

Jika mesin terpapar suhu ekstrem tersebut terlalu lama tanpa sistem pelepasan panas yang baik, komponen kritikal seperti ring piston dapat meleleh, yang berujung pada kehancuran total konstruksi mesin (engine failure).

Di sinilah berlaku hukum keseimbangan, yaitu suhu yang terlalu dingin akan membuat performa tidak maksimal, namun suhu yang terlalu panas akan berakibat fatal.

Baca Juga: Efeknya Bisa Lebih Bahaya, Radiator Mobil Bocor Jangan di Servis, Begini Kata Ahlinya

Baca Juga: Air Keran Bisa Dipakai Untuk Isi Radiator Motor? Cek 3 Faktanya

Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Ini Arti Dibalik Warna Radiator Bagi Kesehatan Mesin

Baca Juga: Ketahui, 4 Faktor Ini Bisa Jadi Penyebab Radiator Mobil Overheat, Simak

www.press.bmwgroup.com
Pembuatan water jacket di mesin mobil

Cara Kerja Water Jacket

Untuk menjaga temperatur tetap berada pada zona ideal, mesin dilengkapi dengan sistem pendingin yang dikenal sebagai Water Jacket.

Teknologi ini bekerja dengan cara:

Meskipun teknologi otomotif telah berkembang pesat menuju era elektrifikasi dan digitalisasi, prinsip kerja water jacket pada mesin bensin maupun diesel tetap bertahan hingga saat ini.

Keberadaannya tetap menjadi standar emas dalam memastikan mesin beroperasi dengan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan durabilitas komponen internal. 

YANG LAINNYA