Jangan Pindah Gigi D ke R Sebelum Lakukan Ini Saat Parkir Mobil Matik

Konten Grid - Jumat, 20 Februari 2026 | 16:30 WIB

parkir mobil matik

Otomotifnet.com - Banyak pengemudi mobil matik merasa waswas saat harus bermanuver parkir, terutama ketika memindahkan tuas dari posisi D (Drive) langsung ke R (Reverse).

Suara sentakan keras atau bunyi "jedug" yang muncul bukan sekadar gangguan suara, melainkan sinyal bahwa komponen transmisi Anda sedang mengalami tekanan hebat.

Hentakan keras terjadi karena adanya benturan pada komponen yang disebut Pawl Locking (pasak pengunci).

Saat mobil belum berhenti total atau mesin masih menyalurkan torsi yang besar, pawl locking dipaksa bekerja keras menahan beban mekanis yang berat.

Jika kebiasaan pindah gigi secara kasar ini diteruskan, risiko kerusakan serius pada sistem transmisi otomatis—yang biaya perbaikannya tidak murah—akan mengintai Anda.

Kunci utama perpindahan gigi yang halus adalah memberikan waktu bagi komponen mekanis dan hidrolis di dalam transmisi untuk "beristirahat" dan menyesuaikan tekanan.

Berikut adalah langkah amannya:

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Nyetir Mobil Matik Tidak Boleh Pakai Sendal Jepit

Baca Juga: Inilah 6 Tips Praktis dan Aman Untuk Pengendara Pemula Mobil Matik

Baca Juga: Cara Bengkel Spesialis Beli Mobil Matik Tua Yang Bebas Masalah

Baca Juga: Kenapa Mobil Matik Wajib Sering Ganti Oli Transmisi, Ini Kata Bengkel

Pabrikan sebenarnya sudah mendesain pembatas pada jalur tuas transmisi.

Pembatas ini berfungsi sebagai pengaman agar gigi tidak "loncat" secara tidak sengaja.

Menghargai mekanisme pembatas ini dengan cara memindahkan tuas secara bertahap adalah bentuk perawatan preventif terbaik bagi mobil Anda.

Menyetir mobil matik bukan berarti hanya gas dan rem.

Memahami ritme kerja transmisi akan membuat komponen mobil lebih panjang umur dan pengalaman berkendara Anda menjadi jauh lebih nyaman tanpa guncangan kasar.

YANG LAINNYA