Otomotifnet.com - Perjalanan mudik bukan sekadar urusan bahan bakar dan mesin, melainkan juga tentang kesiapan sistem kelistrikan.
Aki mobil memegang peranan vital sebagai pusat energi yang menyuplai daya mulai dari menyalakan mesin (starting), sistem penerangan, hingga fitur keselamatan elektronik.
Mengabaikan kondisi aki sebelum menempuh jarak ratusan kilometer terutama saat menghadapi kemacetan panjang yang menguras daya adalah risiko besar yang bisa menyebabkan mobil mogok di tengah jalan.
Sebelum melakukan pengecekan, Anda perlu mengidentifikasi jenis aki yang tertanam di balik kap mesin:
-
Aki Basah (Konvensional): Memerlukan perawatan rutin. Anda wajib memastikan volume cairan elektrolit tetap berada di antara garis Lower dan Upper Level. Jika berkurang, segera tambahkan air aki (tutup biru) untuk menjaga sel aki tetap terendam.
-
Aki Maintenance Free (MF) / Aki Kering: Lebih praktis karena tidak memerlukan pengisian air. Namun, bukan berarti bebas pantauan sama sekali.
Berikut adalah langkah-langkah teknis untuk memastikan aki Anda dalam kondisi prima:
-
Pantau Indikator Warna (Khusus Aki MF): Produsen biasanya menyertakan kaca pengintai (indicator eye). Pahami kodenya:
-
Biru: Aki dalam kondisi sehat dan siap tempur.
-
Hijau/Putih: Aki membutuhkan pengisian daya ulang (recharge).
-
Merah: Aki sudah soak dan wajib diganti demi keamanan perjalanan.
-
-
Cek Voltase: Pastikan tegangan aki berada di angka ideal (sekitar $12.4$ hingga $12.7$ Volt saat mesin mati). Jika di bawah itu, lakukan pengisian daya atau fast charging.
-
Kebersihan Terminal Aki: Periksa apakah ada serbuk putih (jamur/oksidasi) pada kutub aki. Kerak ini dapat menghambat hantaran listrik. Anda bisa membersihkannya dengan menyiramkan air panas dan menyikatnya hingga bersih.
Baca Juga: Baru Tahu, 8 Langkah Jumper Aki Mobil yang Benar, Nomor 1 Wajib Ada
Baca Juga: Baru Tahu, Hanya Dengan 3 Cara Ini Aki Mobil Umurnya Panjang
Baca Juga: Kenapa Aki Mobil Bisa Tiba-tiba Mendadak Soak, Inilah Sebabnya
Baca Juga: Inilah Penyebab Lain Mobil Sulit Distarter Selain Dari Aki Mobil Soak
Saat mudik, mobil seringkali terjebak dalam kemacetan berjam-jam dengan kondisi AC, lampu, dan sistem hiburan menyala penuh, sementara putaran mesin rendah (idling).
Kondisi ini membuat beban alternator menjadi berat dan aki bekerja ekstra keras.
Jika aki sudah lemah sejak awal, risiko kegagalan sistem kelistrikan saat macet akan meningkat drastis.
Jika indikator aki sudah menunjukkan warna hijau (butuh cas) namun usia pakai aki sudah lebih dari 2 tahun, sangat disarankan untuk langsung menggantinya dengan unit baru.
Ini adalah investasi keamanan agar momen silaturahmi tidak terganggu oleh kendala teknis yang merepotkan.