Baca Juga: Ini Sebabnya Parkir Mobil Matik Posisi P Saja Bisa Bikin Transmisi Jebol
Baca Juga: Kenapa Mobil Matik Gak Mau Jalan Setelah Tuas Dipindahkan ke D, Inilah Masalahnya
Baca Juga: Kenapa Mobil Matik Diklaim Lebih Boros BBM Ketimbang Manual, Faktanya Begini
Baca Juga: Inilah 6 Tips Praktis dan Aman Untuk Pengendara Pemula Mobil Matik
2. Berhenti dengan Menahan Pedal Gas
Saat berhenti, menahan atau menggantung pedal gas bisa menyebabkan terjadinya kerusakan transmisi matik secara permanen.
Hal tersebut terjadi, karena transmisi dipaksa bergerak dalam kondisi bobot dan gerak mobil yang mengarah ke belakang saat menanjak.
"Tekanan oli transmisi yang dihasilkan jadi lebih besar untuk mengimbangi kekuatannya," terang Sugiartono.
"Oli transmisi lebih cepat panas, akhirnya overheat dan transmisi nge-loss," lanjutnya.
3. Tanpa Momentum
"Transmisi matik punya karakter penyaluran tenaga yang halus," sebut Sugiartono.
"Dibutuhkan momentum untuk menyeimbangkan kekuatan transmisi dengan laju dan gaya tarik," lanjutnya.
Tanpa menggunakan momentum, maka bagian transmisi matik jadi tumpuan utama bobot mobil.
Kerja transmisi matik menjadi lebih berat dan cepat panas.
"Kalau di tengah tanjakan dan berhenti ada potensi transmisi matik tidak kuat dan merosot ke belakang," paparnya.