Otomotifnet.com - Melintasi panjangnya aspal Tol Trans-Jawa saat mudik Lebaran memang efisien, namun rasa lelah adalah musuh utama yang tak boleh disepelekan.
Beristirahat di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area adalah kunci keselamatan.
Namun, pernahkah Anda memperhatikan plang rest area yang mencantumkan kode huruf 'A' atau 'B' di belakang nomor kilometernya?
Meski terlihat sederhana, kode satu huruf ini memiliki fungsi navigasi yang krusial agar Anda tidak salah menentukan lokasi saat membuat janji temu atau melaporkan kondisi darurat.
Apa Sebenarnya Arti Kode A dan B?
Pihak Jasa Marga menjelaskan bahwa kode tersebut merupakan indikator arah perjalanan (orientasi jalur) bagi pengguna jalan tol.
Secara internal, petugas sering menyebutnya sebagai kode "Ambon" dan "Bandung".
Berikut adalah panduan singkatnya:
-
Kode A (Ambon): Menunjukkan jalur yang bergerak meninggalkan Jakarta. Jika Anda sedang mudik menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur dari arah Ibu Kota, maka Anda berada di Jalur A.
-
Contoh: Rest Area KM 57A di Tol Jakarta-Cikampek.
-
-
Kode B (Bandung): Menunjukkan jalur yang bergerak menuju Jakarta. Kode ini berlaku bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan arus balik dari daerah menuju Jakarta.
-
Contoh: Rest Area KM 52B di Tol Jakarta-Cikampek.
-
Baca Juga: Resmi! Skema Lalu Lintas Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
Baca Juga: Catat, Jadwal Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Idulfitri 2026
Baca Juga: Update Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru 2026, Tarif Normal Untuk Mudik Lebaran
Baca Juga: Update Tarif Tol Lampung Terbaru 2026, Cek Sebelum Gas Mudik Lebaran
Mengapa Pemudik Wajib Tahu?
Banyak rest area di Tol Trans-Jawa dibangun dengan sistem mirroring atau posisi yang saling berseberangan (bercermin) di kedua sisi jalan.
Tanpa memahami kode huruf ini, pemudik seringkali keliru saat menginformasikan lokasi mereka.
Mengetahui posisi A atau B sangat membantu petugas medis atau derek jika terjadi keadaan darurat.
Selain itu, jika Anda berencana bertemu rekan sesama pemudik di KM tertentu, pastikan kodenya sama agar tidak berakhir menunggu di sisi jalan yang berbeda tanpa ada akses menyeberang.