Otomotifnet.com - Motor listrik perlahan mulai mendapat tempat di pasar roda dua Indonesia.
Selain menawarkan biaya operasional yang lebih hemat, kendaraan listrik juga dinilai lebih praktis untuk mobilitas harian karena dapat diisi daya langsung di rumah.
Tren tersebut juga dirasakan Indomobil eMotor yang telah hadir di Indonesia sekitar 1,5 tahun.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional Pius Wirawan mengatakan, perjalanan tersebut menjadi fase penting bagi perusahaan dalam memperkenalkan motor listrik ke masyarakat Indonesia.
"Kami senang sekali karena sudah melewati 1,5 tahun yang sangat bermakna. Kami mulai perjalanan memperkenalkan merek sejak Februari 2025," ujar Pius.
Selama periode tersebut, Indomobil eMotor telah menghadirkan empat model motor listrik yakni Adora, Tyranno, Sprinto, dan model terbaru QT.
Menurut Pius, setiap model dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang berbeda-beda.
Baca Juga: Harga Terbaru Indomobil eMotor QT Tahun 2026: Tipe Tertingginya Segini
Adora menjadi model yang bermain di segmen skutik harian. Sementara Tirano tampil dengan karakter adventure scooter yang menjadi salah satu model paling dikenal dari lini Indomobil eMotor.
Di sisi lain, Sprinto ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas perkotaan. Sedangkan QT hadir dengan desain retro futuristis yang menyasar pengguna muda hingga keluarga.
"Indonesia itu jumlah penduduknya banyak dan populasi motornya juga sangat besar. Karena itu kita mengkategorikan model-model yang sesuai dengan segmennya masing-masing," jelasnya.
Dari keempat model tersebut, Tyranno menjadi produk yang saat ini paling banyak ditemui di jalan.
Pius menyebut respons pasar terhadap Tirano cukup positif. Bahkan komunitas penggunanya kini telah beranggotakan ribuan orang dan aktif menggelar berbagai kegiatan.
Tyranno juga menjadi salah satu model yang dibekali fitur konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay, fitur yang masih jarang ditemui di segmen motor listrik.
"Komunitas Tyranno sudah ribuan. Mereka sering ngumpul bareng, touring, kulineran, dan aktivitas lainnya," kata Pius.
QT raih penghargaan di ajang Otomotif Award 2026
Selain Tyranno, Indomobil eMotor juga baru memperkenalkan QT yang mulai didistribusikan ke konsumen pada akhir Mei 2026.
Motor listrik bergaya retro modern tersebut disebut mendapat respons positif dari pasar. Bahkan QT berhasil meraih penghargaan di ajang Otomotif Award 2026.
Pius menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga fitur dan teknologi yang ditawarkan sebuah motor listrik.
Menurutnya, QT berhasil memadukan desain, fitur, dan harga yang kompetitif dalam satu paket produk.
"Impresinya tentu surprise ya. Karena QT ini hadir dengan harga yang terjangkau, tapi tetap membawa teknologi dan fitur yang cukup lengkap. Mungkin itu yang menjadi salah satu pertimbangan sampai akhirnya mendapat apresiasi di Otomotif Award," ujarnya.
Baca Juga: Otomotif Award: Penghargaan Mobil dan Motor Terbaik di Indonesia
Menurut Pius, penerimaan pasar juga tidak lepas dari upaya perusahaan menjaga kualitas produk sejak awal.
Saat ini seluruh motor listrik Indomobil eMotor dirakit di Indonesia dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang telah mencapai sekitar 50 persen.
"Pabrik kami ada di Jakarta. Jadi proses perakitan (motor) dilakukan di Indonesia dan tingkat kandungan komponen dalam negerinya sudah sekitar 50 persen," jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu faktor yang membuat motor listrik semakin diminati adalah efisiensi biaya operasional.
Berdasarkan simulasi perusahaan, pengguna yang menempuh jarak sekitar 50 kilometer per hari berpotensi menghemat biaya hingga Rp 7 juta per tahun dibanding motor konvensional.
"Kalau dihitung tiga tahun bisa sampai Rp 21 juta. Itu angka yang cukup besar dan bisa dirasakan langsung oleh konsumen," kata Pius.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap motor listrik, Indomobil eMotor juga terus memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual.
Jika saat awal peluncuran perusahaan memiliki sekitar 80 jaringan dealer, kini jumlahnya telah mencapai 155 titik.
"Kami akan terus tambah dealer ke berbagai wilayah Indonesia. Sekarang sudah 155 dan targetnya sampai akhir tahun depan bisa mencapai 300 jaringan," tutup Pius.
Untuk informasi lebih lengkap seputar produk dan fitur, kunjungi www.indomobilemotor.co.id.