Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Test Ride Vespa Sprint 150 3V ie, Terasa Lebih Jangkung

Dimas Pradopo - Senin, 11 Agustus 2014 | 12:54 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Mengenai riding position, duduk di atas jok dengan jarak ke tanah 790 mm terasa tinggi.

Jakarta - Setelah Vespa Primavera, PT Piaggio Indonesia (PI) menghadirkan model barunya: Vespa Sprint. Salah satu model skuter legendaris yang dimiliki Piaggio Group yang dilahirkan kembali dengan desain modern, teknologi terbaru dan fitur-fitur terkini. Sama halnya dengan Vespa Primavera.

No caption
No credit
No caption

Lampu utama berbentuk kotak punya kemampuan pencahayaan yang sangat baik

Vespa Sprint sendiri bisa dibilang versi sporty dari Vespa Primavera. Hal itu lantaran desain bodi keseluruhan yang sama persis dengan pendahulunya tersebut, hanya saja terdapat beberapa bagian yang membuatkan lebih sporty. Seperti lampu depan model kotak, bentuk panel instrumen yang dilindungi visor kecil, bentuk kaca spion, ornamen berwarna merah di lubang udara depan hingga pilihan warna.

No caption
No credit
No caption

Bentuk spidometer dengan sudut tajam kuatkan kesan sporty

Mengenai riding position, duduk di atas jok dengan jarak ke tanah 790 mm terasa tinggi. Salah satu sebabnya karena diameter pelek pakai 12 inci yang dilapis ban ukuran 110/70 dan 120/70. Bahkan ketika disandingkan dengan motor jenis sport, tetap lebih tinggi Vespa Sprint.

No caption
No credit
No caption

Desain pelek 12 inci-nya sangat keren dan sporty, sayang pilihan baut pengikat pelek terlihat kurang pas

Alhasil kaki rider berpostur 173 cm enggak bisa menapak sempurna. “Cuma ujung kaki yang napak, tapi masih kuat menahan bobot motor kok,” ujar Tester OTOMOTIF. Untungnya posisi duduk yang tinggi dibantu bentuk jok yang bagian depannya mengecil, jadi paha gak terganjal jok yang lebar. Kemudian riding position juga nyaman dengan ruang kaki besar dan posisi tangan yang santai.

No caption
No credit
No caption

Bentuk lekukan handle rem terlalu maju kedepan, agak sulit dijangkau


Asyiknya handling Vespa Sprint terasa lincah dan nurut diajak nikung. Cuma harus hati-hati ketika menyelinap di kemacetan, ujung spion rawan bersenggolan dengan spion mobil. Tapi fungsi untuk melihat kondisi belakang sangat optimal karena dimensi kacanya yang besar.

No caption
No credit
No caption

Punya ruang penyimpanan yang besar di balik joknya

Berkat teknologi dual-bracket suspension link kini getaran mesin minim, terlebih ketika skuter sedang melaju. Dibantu pula dengan Enchanced Sliding Suspension (ESS) yang membantu meningkatkan kenyamanan berkendara. Sayang redaman suspensi masih terasa keras di kedua roda.

No caption
No credit
No caption


Respon mesin 154,8 cc, 4-tak, SOHC 3 klep, injeksi, patut diacungi jempol. Pelintir gas sedikit mesin langsung merespon dengan memberikan daya gerak skuter. Walau akselerasi keseluruhan terasa biasa saja hingga sentuh kecepatan maksimum 107 km/jam. Kinerja pengereman bisa dibilang memuaskan, paduan rem cakram diameter 200 mm dan rem teromol 140 mm mantap mengurangi laju skuter.


Bentuk bodi sangat mirip dengan Vespa Primavera

Untuk mengetahui konsumsi bahan bakar, diukur dengan metode full to full. Dipakai riding dalam kota hingga menempuh jarak 143,8 km, Vespa Sprint menghabiskan 3,77 liter Pertamax. Artinya 1 liter bisa menempuh jarak 38,1 km. Sedikit lebih haus bahan bakar dibanding Vespa Primavera yang bisa torehkan angka 41,6 km/liter.

Dengan harga yang ditawarkan, yaitu Rp 32,75 juta, rasanya Vespa Sprint 150ie 3V layak dijadikan pilihan. Terlebih jika Anda menginginkan skuter berpenampilan modern dengan desain yang sporty. (motor.otomotifnet.com)

DATA TEST:

0-60 km/jam 6,6 detik
0-80 km/jam 12,9 detik
0-100 km/jam - 0-100 meter 8,4 detik
0-201 meter 13,8 detik 0-402 meter 22,7 detik
Top speed 107 km/jam (spidometer)
Top speed 95,8 km/jam (racelogic)
Konsumsi BBM 38,1 km/liter

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa