Faktor ‘luck’ alias keberuntungan memang harus menyertai mereka. Pasalnya Sebastien Loeb yang hanya meraih beberapa kemenangan SS, mampu tampil konsisten meraih kemenganan di podium utama akhir seri Finlandia. Tidak ingin hal itu terulang kembali, Hirvonen pun mulai berharap agar ‘Dewi Fortuna’ di WRC Jerman (18-21/8) pekan ini tetap bersamanya.
WRC Jerman adalah seri pertama yang akan menggunakan trek aspal secara keseluruhan. Pengaruh penggunaan dan pemilihan tipe ban pun akan mendominasi. Belum lagi faktor kondisi cuaca yang gampang berubah-ubah di negara tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi para pereli. Namun jika kondisinya cukup kering alias normal, maka para pereli bisa memaksimalkan performa ban. Mengingat ban Michelin memiliki kecocokan pada trek aspal yang kering.
“Kami memiliki harapan besar pada performa Ford Fiesta di trek aspal. Dari hasil sesi tes yang kami peroleh, Ford Fiesta terbaru ini memiliki potensi besar di trek aspal. Saya juga sangat menikmati balapan di Jerman jika kondisinya kering. Tapi jika kondisinya basah, semuanya akan berbeda. Banyaknya kotoran di aspal akan membuat mobil jadi lebih sulit dikendalikan,” jelas Hirvonen.
“Intinya, cuaca adalah faktor yang paling utama di WRC Jerman. Anda harus memenangi balapan ini dengan keberuntungan,” imbuh pereli asal Finlandia itu. (otosport.co.id)
| Editor | : | billy |
KOMENTAR