Otomotifnet.com - Gaes, tinggal menghitung hari menjelang bulan Ramadhan atau puasa.
Tentu banyak dari kalian yang akan mempersiapkan tradisi musiman, yaitu mudik atau pulang kampung.
Sebelum itu, banyak hal yang harus dipersiapkan, salah satunya pengecekan rutin terhadap banyak komponen mesin mobil.
Sebelum memutar kunci kontak atau menekan tombol start, meluangkan waktu sejenak untuk inspeksi visual di balik kap mesin adalah langkah preventif yang bijak.
Pengecekan sederhana di pagi hari ini memberikan gambaran akurat mengenai kesehatan kendaraan Anda sebelum menghadapi lalu lintas.
Berikut adalah 4 area krusial yang wajib Anda periksa untuk menjamin keamanan dan durabilitas mesin:
1. Memastikan Kuantitas Oli Mesin
Oli adalah darah bagi mesin.
Waktu paling akurat untuk memeriksanya adalah saat mesin masih dingin karena seluruh pelumas telah mengendap di bak oli.
Langkah:
Tarik dipstick berlabel "Oil", lap bersih, masukkan kembali, lalu tarik lagi.
Pastikan level oli berada di antara titik minimum dan maksimum.
Jika jauh di bawah tanda "Full", segera tambahkan oli dengan spesifikasi yang sama untuk mencegah gesekan antar-logam yang merusak.
2. Memantau Kondisi Oli Transmisi (Matik)
Transmisi otomatis sangat bergantung pada kualitas tekanan hidrolis dari olinya.
Langkah:
Serupa dengan oli mesin, gunakan dipstick khusus bertanda "Transmission".
Selain volume, perhatikan kejernihan olinya.
Waspadalah jika terdapat serpihan logam atau kotoran halus pada oli; ini adalah sinyal awal kerusakan gir internal yang memerlukan penanganan profesional di bengkel.
Baca Juga: Perlu Tahu, Inilah Urutan Benar dan Aman Mematikan Mesin Mobil Matik
Baca Juga: Tips Efektif Cuci Mesin Mobil Yang Benar Tanpa Takut Korsleting
Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas, Ini Solusinya
Baca Juga: Bukan Suara Tikus, Ini Penyebab Suara Cit Cit pada Mesin Mobil!
3. Manajemen Suhu melalui Volume Air Radiator
Sistem pendinginan yang optimal adalah kunci menghindari overheat.
Langkah:
Cukup periksa tabung reservoir (cadangan) tanpa perlu membuka tutup radiator utama, terutama pada mobil modern.
Pastikan air berada di batas ideal.
Mengisi melampaui garis "Full" justru berbahaya karena ruang ekspansi air saat panas akan hilang, yang bisa mengganggu sirkulasi sistem pendingin.
Membuka tutup radiator secara sembarangan juga berisiko menjebak udara (air trapping) yang memicu kenaikan suhu mesin.
4. Menjaga Performa Aki sebagai Sumber Energi
Tanpa listrik yang stabil, mesin secanggih apa pun tidak akan bisa menyala.
Gunakan voltmeter untuk memastikan tegangan aki berada di angka ideal (sekitar 12,4 hingga 12,7 Volt saat mesin mati).
Periksa terminal plus (+) dan minus (-) dari tumpukan jamur atau karat yang menghambat arus.
Jika Anda menggunakan aki basah, pastikan cairan elektrolit tidak berada di bawah garis lower level agar sel aki tidak cepat rusak.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR