Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tips Efektif Cuci Mesin Mobil Yang Benar Tanpa Takut Korsleting

Konten Grid - Jumat, 30 Januari 2026 | 09:25 WIB
cuci mesin mobil
Dok Otomotif
cuci mesin mobil

Otomotifnet.com - Banyak pemilik mobil tergoda untuk menyemprot ruang mesin agar terlihat bersih saat mencuci kendaraan.

Namun, ruang mesin adalah jantung mekanis sekaligus pusat saraf elektronik yang sangat sensitif.

Tanpa pengetahuan khusus, air bisa menjadi musuh utama yang memicu kerusakan fatal pada sistem kelistrikan.

Mengapa Harus Ekstra Hati-Hati?

Ruang mesin modern dipenuhi oleh sensor-sensor cerdas dan komponen elektrikal.

Paparan air secara langsung dapat menyebabkan short circuit atau korsleting.

Ada beberapa komponen "terlarang" yang pantang terkena air secara langsung, antara lain:

  • Sensor Airflow & Sensor Mesin: Otak yang mengatur pembakaran.

  • Alternator/Dinamo: Komponen pengisian daya listrik.

  • Pully & Jalur Kabel: Bagian yang rentan mengalami oksidasi atau gangguan arus.

Tips Efektif Cuci Mesin Mobil Yang Benar

Jika Anda memiliki kemampuan dasar dan ingin mencoba membersihkannya sendiri, ikuti prosedur aman berikut ini:

1. Proteksi Komponen Elektrikal

Langkah pertama yang paling krusial adalah membungkus seluruh bagian sensitif kelistrikan menggunakan plastik.

Pastikan plastik terikat kuat sehingga tidak ada celah bagi air untuk merembes masuk.

2. Atur Tekanan Air

Jangan pernah menggunakan semprotan air bertekanan tinggi (seperti yang digunakan untuk mencuci bodi).

Gunakan air mengalir yang tenang atau atur mesin tekanan air pada kisaran 10–20 bar saja.

Tekanan tinggi berisiko menembus seal pelindung kabel dan membasahi area interior sensor.

3. Gunakan Chemical & Alat yang Tepat

Untuk hasil maksimal tanpa merusak material, siapkan peralatan "detailing" berikut:

  • Engine Degreaser: Untuk melunturkan kerak oli dan lemak.

  • Shampoo Mobil & Spons: Untuk pembersihan ringan.

  • Kuas Berbagai Ukuran: Gunakan kuas 1,5 inci untuk area luas, serta kuas lukis (nomor 8, 10, dan 12) untuk menjangkau sela-sela sempit.

Baca Juga: Baru Tahu, Ini Efek Isi Air Wiper Pakai Air Sabun Cuci Piring, Simak

Baca Juga: Apa Benar Mencuci Busi Mobil Bisa Pakai Bensin, Ini Faktanya

Baca Juga: Perlu Tahu, Jangan Cuci Mobil Pakai Sabun Detergen, Ini Risikonya

Baca Juga: Hindari cairan Ini Untuk Cuci Mesin Mobil, Cek Faktnya

4. Proses Pengeringan Sempurna

Setelah kotoran rontok dan dibilas, segera keringkan sisa air menggunakan lap chamois untuk menyerap air dalam jumlah banyak, lalu tuntaskan dengan lap microfiber untuk memastikan tidak ada bercak air (water spot).

Pastikan setiap sudut kering sempurna sebelum Anda menyalakan mesin.

5. Finishing: Sentuhan Kilap All-Time Dressing

Sebagai langkah akhir, aplikasikan cairan all-time dressing pada bagian komponen berbahan plastik hitam atau karet.

Selain memberikan efek mengilap yang mewah, cairan ini juga berfungsi menjaga elastisitas karet agar tidak mudah getas akibat panas mesin.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa