Bukan hanya kemenangan 3 tahun berturut-turut, mulai dari sesi latihan hingga sesi kualifikasi, Lorenzo tidak pernah absen dari urutan waktu tercepat teratas. Tentu ini jadi bukti bahwa Lorenzo masih jadi ‘man to beat’ alias pembalap yang harus dikalahkan di sirkuit ini, karena motor kencang bukan segala-galanya di Estoril.
“Saya mempunyai kenangan yang selalu indah di Estoril, Portugal. Sirkuit ini adalah jimat bagi saya, karena sejak menginjakkan kaki di MotoGP, sirkuit inilah tempat pertama kali saya meraih kemenangan tahun 2008 lalu. Kemudian diikuti dua kemenangan dalam dua musim setelahnya. Saya sudah siap untuk balapan di Estoril,” jelas Lorenzo.
Lorenzo saat ini sedang memimpin klasemen pembalap dengan 9 poin dari Dani Pedrosa. Jika pembalap asal Spanyol itu kembali memenangkan tahun ke-4 di sirkuit Estoril, maka posisi poinnya akan cukup aman. (otosport.co.id)
| Editor | : | billy |
KOMENTAR