Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

FOKUS Honda HR-V Bermasalah, Ini Penyakit yang Dikeluhkan Sejumlah Konsumen

Bagja - Kamis, 17 Desember 2015 | 17:50 WIB

Jakarta - Honda HR-V yang dikeluhkan sejumlah pengguna berasal dari berbagai sumber, baik pada eksterior maupun pada interiornya, termasuk sektor kaki-kaki. OTOMOTIFNET coba melisting apa-apa saja penyakit dari crossover garapan Honda ini.

Berdasarkan Surat Pembaca di Kaskus, juga beberapa testimoni dari beberapa pengguna yang mengeluhkan penyakit pada Honda HR-V miliknya.


Sektor Eksterior

Air rembes di plafon kaca depan juga sudah ada yang mengalami. Adanya indikasi ditandai dengan  noda bekas air diposisi dekat kaca depan dan dekat pintu. Saat dibawa ke bengkel resmi Honda yang dilakukan adalah: Mobil disemprot selama 15 menit. Posisi mobil dalam kondisi horizontal, di jalan rata. Tidak terlihat ada bagian yang bocor. 

Setelah itu dicoba teknik lain. Mobil "ditunggingkan" ke depan sekitar 20-30 derajat mensimulasikan posisi mobil sedang di jalan turunan tajam. Hal ini dilakukan karena kejadian rembes terjadi pada saat sedang turunan. Lalu mobil di semprot, dan hasilnya terlihat tetesan air di dalam. 

Seal karet kaca depan sepertinya kurang sempurna terpasang. Karet bocor terlihat jelas apabila diamati dari celah plafon bagian dalam.

Hati-hati juga saat memasang kaca film di kaca depan Honda HR-V. Harus memastikan bahwa teknisi pemasang kaca film tidak terlalu banyak menyemprot sabun atau menyemprot secara serampangan ke kaca depan. 

Efek yang dapat terjadi bisa menyebabkan indikator transmisi dapat menyala dan indikator rem tangan juga menyala (false alarm). Fog lamp mati, door trim bergetar dan wiper depan bunyi saat hujan.

Apabila hal ini sudah terjadi, yang dapat dilakukan adalah melakukan pengeringan modul-modul yang terletak di dasbor depan. Ternyata, di dasbor depan terdapat lubang kecil yang dapat disusupi oleh air sabun sehingga menyebabkan masalah ini terjadi. 

Bemper depan turun, serta fender belakang antara kaca dan body  terdapat celah sehingga memungkinkan masuknya air ke dalam kabin. 


Sektor Interior

Setelah pemakaian dengan jarak tepuh 500 km, ada bunyi getar yang sangat mengganggu di dasbor sebelah kiri. Terdengar ada suara seperti kabel beradu di dalam dasbor.

Kaca jendela kanan jika ditutup dan dibawa jalan terasa bergetar, jika ditekan pakai tangan suara tersebut menghilang. Juga kaca bagian depan kalau diperhatikan cekung, sehingga menyebabkan wiper tidak bekerja sempurna di permukaan kaca.

Editor : Bagja

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa