Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kayak Naik Moge, Yamaha R25 Pakai Sokbreker Depan Ohlins Tabung Kecil, Pelek Honda CB1300SF

Parwata - Kamis, 17 Mei 2018 | 02:30 WIB
Yamaha YZF-R25 2016 Bukan Motor Pajangan
Fariz/Otomotifnet
Yamaha YZF-R25 2016 Bukan Motor Pajangan

Otomotifnet.com - Motor modifikasi biasanya disayang-sayang sang pemilik, bahkan banyak yang jarang digunakan cuma dipajang.

Tapi tidak berlaku pada Septian Fatoni setelah memodifikasi Yamaha YZF-R25 2016 miliknya.

“Modifikasi bukan buat pajangan, tapi bisa dipakai sehari-hari, turing dan kontes,” bukanya.

(BACA JUGA: Tenaga CBR250, Ninja 250 dan R25 Sudah Bagus, Tapi Banyak Yang Enggak Puas, Lirik Tiga Bengkel Ini)

Aliran yang dipilih merombak tampilan R25 jadi lebih kekar menggunakan bahan limbah moge.

“Konsep tetap motor sport, cuma mau dibuat lebih kekar kayak moge. Karena R25 kaki-kakinya nanggung, tidak terlalu besar,” imbuhnya.

USD dilengkapi tabung, termasuk langka
Fariz/Otomotifnet
USD dilengkapi tabung, termasuk langka

Pengerjaan diserahkan pada bengkel 902 Garage yang sudah biasa bermain di kaki-kaki moge.

Suspensi depan upside down (USD) comot dari Aprilia RSV4 yang ditebus Rp 35 juta, lengkap dengan kaliper remnya.

“Ini versi Ohlins yang ada tabung kecilnya di bawah, termasuk barang langka, sempat berebut saat beli,” lanjut Tian sapaannya.

(BACA JUGA: Edan! Kirain Monumen Kawasaki Ninja, Ternyata Ulah Anak Muda, CBR250R Juga Kena)

Supaya USD bisa terpasang, ada penyesuaian pada bagian as komstir.

“As komstir dikecilin lalu tambah stopper penahan segitiga dan bikin dudukan kunci setang,” sebut Yusa Firdaus dari 902 Garage.

USD Aprilia RSV4 lengkap dengan segitiga atas dan bawah perlu kecilin komstir agar bisa terpasang
Fariz/Otomotifnet
USD Aprilia RSV4 lengkap dengan segitiga atas dan bawah perlu kecilin komstir agar bisa terpasang

Supaya tampilan bokong tak kalah besar, swing arm diganti kepunyaan Honda CBR1000RR.

“Agar masuk ke rangka R25, bagian pangkal swing arm dipapas 4 cm, sebelah kiri 1 cm dan kanan 3 cm. Lalu bikin dudukan pro-link bawah,” lanjut Yusa.

Pelek pakai milik Honda CB1300SF yang juga terbilang langka.

(BACA JUGA: Diusulkan Bikin Z250R Pakai Mesin Ninja, Kawasaki Bilang 'Ide Bagus')

“Termasuk langka karena jarang yang punya, kalau harga masih seperti moge lain di angka Rp 13 juta. Istimewanya model palangnya menyilang, beda dari moge lain,” ungkap Tian yang pernah bekerja di publisher game ini.

Pelek CB1300SF dengan palang menyilang juga jarang ditemui, swing arm milik Honda CBR1000RR
Fariz/Otomotifnet
Pelek CB1300SF dengan palang menyilang juga jarang ditemui, swing arm milik Honda CBR1000RR

Untuk area mesin, Tian hanya mengandalkan knalpot underbelly.

“Pakai silencer SC Project underbelly karena kalau panjang bakal nutupin swing arm dan pelek. Selain itu tenaga awal lebih enak. Dan supaya nafas motor panjang, gir belakang diturunin 2 mata,” sebutnya.

(BACA JUGA: Kirain Bercanda, Ternyata Yang Dijual Beneran Ninja, Bentuknya Begitu Sih)

Karena masih dipakai untuk turing, maka berbagai aksesori dipasang untuk menunjang jalan jauh.

Lampu LED 3 in 1 dengan mika smoke
fariz/Otomotifnet
Lampu LED 3 in 1 dengan mika smoke

“Visor dan spion masih pakai bawaan agar tetap aman, sedangkan lampu belakang pakai LED 3 in 1 agar lebih simpel.Kondisi begini sudah turing sampai Brebes, malah belum lama ini jatuh di Indramayu,” tutupnya.

Waduh hati-hati bro! Sayang motornya, hehee… (Fariz/Otomotifnet.com)

Knalpot underbelly kejar putaran bawah dan tengah untuk turing
Fariz/Otomotifnet
Knalpot underbelly kejar putaran bawah dan tengah untuk turing

Kondom tangki model R1 bikin tampilan bodi lebih berisi
Fariz/Otomotifnet
Kondom tangki model R1 bikin tampilan bodi lebih berisi

Data Modifikasi

Master rem depan: YZF-R6
Setang: Kawasaki ZX-6R 636
Tabung minyak rem: Lightech
Lever guard: Lightech
Gas spontan: KTC
Lampu belakang: LED 3 in 1
Knalpot: SC Project custom
Pelek: Honda CB1300SF
Suspensi depan: Ohlins Aprilia RSV4
Swing arm: Honda CBR1000RR
Footstep: B’Pro
Ban depan: Michelin Pilot Power 3 120/70
Ban belakang: Michelin Pilot Power 3 180/55
902 Garage: 0856-9213-9629

Plus    : Banyak limbah moge langka yang menempel
Minus : Gir belakangnya kurang kinclong nih

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa