Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Kelanjutan Kasus Kapolda Ditabrak Dan Ditinggal Begitu Saja Sama Pengojek Online

Irsyaad Wijaya - Selasa, 8 Januari 2019 | 10:30 WIB
Pengendara ojek online serahkan diri usai menabrak Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.
Tribun Sumsel
Pengendara ojek online serahkan diri usai menabrak Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Otomotifnet.com - Kasus pengojek online yang tabrak lari Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara berlanjut.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel berencana membuat nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan Grab.

Kesepakatan itu berupa demerit point system, yakni jika terjadi pelanggaran oleh para mitra Grab, pihak kepolisian akan melapor ke manajemen sehingga bisa dikenai sanksi.

"Sanksi ini akan sesuai dengan tingkat kesalahan dari pengemudi, setiap pelanggaran yang dilakukan poinnya akan dikurangi bahkan bisa dikenakan suspen," kata Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin, (7/1/2019).

(Baca Juga : Tragis! Gegara Senggolan Motor, Driver Gojek Kritis Dikeroyok Dan Dibacok)

"Sehingga, ke depan kita harapkan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Begitu juga dengan pelanggaran yang dilakukan para pengojek online," jelas Taslim.

Menurut Taslim, kasus Yongki saat ini telah dihentikan setelah pelaku dimaafkan kapolda Sumsel.

"Pesan kapolda, jangan ditahan, motornya dikembalikan. Mungkin, pelakunya lelah dan banyak pikiran. Karena itu, kami harus melaksanakan perintah dari kapolda," kata dia.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, Yongki Sagita telah menemuinya dan meminta maaf atas kesalahannya tersebut.

(Baca Juga : Ini Dia Kisah Pejalan Kaki Yang Dipukul dan Ditendang Driver Ojek Online Di Trotoar)

Menurutnya, apa yang dilakukan Yongki adalah sebuah kelalaian, Kapolda menganggap kemungkinan Yongki dalam kondisi lelah bekerja dan banyak pikiran.

"Semoga ini menjadi pembelajaran bagi Pak Yongki dan pengemudi lainnya untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.Begitu juga diri saya, ini akan menjadi bahan introspeksi diri," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjadi korban tabrak lari, (5/1/19).

Saat itu Zulkarnain sedang bersepeda di Jl KS Tubun, Palembang.

Tanpa disangka Ia ditabrak oleh salah seorang pengojek online Grab bernama Yongki Sagita (54).

Seteah insiden, jenderal bintang dua itu ditinggalkan begitu saja oleh Yongki ketika sedang berkendara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Setelah Kapolda Ditabrak Ojek "Online", Dirlantas Sumsel Buat MoU dengan Grab

 

Editor : Iday

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa