Honda Sonic 150R Bore Up Ada Batasnya, Mau Ekstrim Harus Ganti Blok Silinder

Ignatius Ferdian - Senin, 4 Februari 2019 | 20:25 WIB
Honda Sonic 150R dengan warna Energetic Red (kiri) dan Activo Blck (kanan)
AHM
Honda Sonic 150R dengan warna Energetic Red (kiri) dan Activo Blck (kanan)

Otomotifnet.com - Honda Sonic 150R yang dirilis Honda 2015 silam, bisa dibuat lebih bertenaga.

Salah satu caranya yakni dengan cara melakukan bore up.

Tapi tidak bisa sembarangan memilih piston bore up untuk dipasangkan ke Honda Sonic 150R.

"Boring Honda Sonic 150R tidak bisa dipasang piston yang terlalu ekstrim," bilang Hisby Islami owner Mr Bee Speed.

(Baca Juga : Bahaya Pasang Pemundur Sokbreker Motor Matik, Crankcase Bisa Patah)

"Maksimal ukuran 60 mm kalau mau aman," tambahnya.

"Pernah ada yang pasang 63 mm dengan boring masih standar, tapi jarak dengan liner sudah lumayan mepet," bilang Hisby lagi.

Sebagai informasi, Sonic 150R pakai piston berdiameter 57,3 mm.

Cukup banyak piston aftermarket yang bisa dipasangkan ke Honda Sonic 150R.

(Baca Juga : Pasang Voltmeter, Pantau Aki Motor Injeksi Tekor Tanpa Bongkar)

"Bisa pakai piston motor lain yang punya pin 14 mm," lanjut pria yang buka bengkel di bilangan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Seperti merek LHK untuk Suzuki Smash yang memiliki diameter 60 mm.

Kapasitas mesin jadi sekitar 163 cc.

"Kalau di atas 60 mm lebih baik ganti sekalian dengan blok silindernya," lanjut Hisby lagi.

"Kalau tidak ganti blok silinder, terlalu mepet dengan jalur water jacket nanti bisa bocor," tutup Hisby.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X