IMI Provinsi Jabar Tak Lama Lagi Akan Siapkan Trek Khusus Balap Tanah

toncil - Minggu, 10 Februari 2019 | 10:55 WIB
Fredi Rostiawan (kedua dari kiri)ketika berjumpa pejabat PD kebersihan
Istimewa
Fredi Rostiawan (kedua dari kiri)ketika berjumpa pejabat PD kebersihan


Otomotifnet.com - Setelah punya beberapa sirkuit aspal yang bisa dipakai oleh pembalap, IMI Provinsi Jabar akan mempersiapkan sirkuit untuk seluruh balap tanah.

Sirkuit ini hasil kerja sama dengan PD Kebersihan Provinsi Jabar.

Dalam rancangannya, semua balap tanah akan bisa diakomodir di lokasi tersebut.

Baca Juga : Honda CB500X Berubah, Versi 2019 Roda Depan Lebih Besar


Mulai adventure off-road, speed off-road, sprint reli, motocross dan juga grasstrack.


Menariknya, masing-masing balap direncanakan punya spotnya tersendiri.

"Karena setiap cabang punya kebutuhan masing-masing"

"Seperti motocross dan grasstrack serta adventure off-road butuh yang berbukit"

"Tapi untuk speed off-road dan sprint lebih flat"

"Jadi kemungkinan akan pisah," sebut Fredi Rostiawan, Kabid Roda 4 IMI Provinsi Jabar.


Pihak IMI juga akan menawarkan kepada komunitas atau promotor untuk merancang trek.

Baca Juga : Sejarah Hebat Honda Supra, Dedengkot Motor Bebek di Indonesia


Selain itu, untuk selanjutnya masing-masing trek akan punya supervisornya sendiri.

"Diharapkan bisa memaksimalkan trek, baik untuk pemeliharaan dan juga bisnisnya.
Ini juga menjaga keberlangsungan sirkuit yang ada," tambah Fredi yang juga pembalap segala macam lintasan tersebut.

Selain trek, nantinya juga akan menggandeng investor untuk pembangunan infrastruktur trek, seperti paddock, tribun, dan lainnya.

Bisa demikian, karena berdasar kerja sama tersebut, IMI mendapat lahan sebesar 19 Ha untuk dikelola.

Baca Juga : Yamaha Fino 125 Makin Ngacir, Ganti Ring Bosh Puli Punya Mio Sporty

Lalu kapan bisa dipakai?

Seandainya semua perizinan lengkap dan tidak terkendala hal lain, trek bisa dipakai semester 2 tahun ini.

Kontur berbukit yang siap jadi sirkuit
Istimewa
Kontur berbukit yang siap jadi sirkuit


"Paling mungkin dipakai pertama untuk roda 2. Mengingat biaya dan tingkat kesulitan relatif lebih mudah," ucap pengusaha bidang bus ini.


Lahan yang dipakai berlokasi di Cimahi, dan bukan lahan timbunan sampah, melainkan lahan datar, berbukit dan sawah.


Editor : Iday

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X