Formula 1 Bakal Ganti Mesin 2-Tak, Lebih Ramah Lingkungan Ketimbang Listrik!

Irsyaad Wijaya - Senin, 13 Januari 2020 | 17:45 WIB
Mobil Red tim Bull di antara pembalap Mercedes dan Ferrari di F1 Hongaria 2019
Merecedes AMG F1
Mobil Red tim Bull di antara pembalap Mercedes dan Ferrari di F1 Hongaria 2019

Symonds tidak menyalahkan mesin elektrik, tapi hanya mencari solusi baru untuk ke depannya.

F1 saat ini sedang meneliti lebih dalam soal teknologi mesin 2-tak ini dan bagaimana regulasinya.

Symonds juga sadar rencana ini membuat banyak pihak bingung, terutama karena mesin 2-tak tradisional dikenal boros dan juga asap yang banyak.

Tapi Symonds menegaskan, mesin 2-tak rancangan F1 ini akan berbeda dan sangat efisien.

(Baca Juga: Adu Mahal Balap Formula E, Formula 1 dan MotoGP, Ajang Ini Termahal, Tembus Rp 785,6 Miliar)

"Injeksi langsung, pengisian tekanan, sistem pengapian baru dan semuanya akan membuat bentuk baru mesin 2-tak ini akan sangat efisien dan emisinya bagus. Kupikir akan jadi masa depan yang bagus," sambungnya.

F1 sesegera mungkin menjelaskan lebih dalam soal mesin 2-tak ini ke depannya.

Kalau di Indonesia, mesin 2-tak (tradisional) banyak dipakai di motor yang sampai sekarang masih dipakai sebagian masyarakat.

Sedangkan untuk mobil, sangat sedikit yang ditemui di zaman sekarang, misalnya saja Suzuki ST20 atau yang kita kenal dengan Truntung.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa