Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Premium 88 Didesak Untuk Dihapus, YLKI: Kota Besar Gak Level BBM Busuk

Irsyaad Wijaya,Naufal Shafly - Rabu, 27 Mei 2020 | 13:30 WIB
Ilustrasi BBM Premium PT Pertamina (Persero)
Pertamina
Ilustrasi BBM Premium PT Pertamina (Persero)

Otomotifnet.com - Ada desakan agar BBM jenis premium dihapus karena kualitas dianggap buruk.

Usulan ini berasal dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang merasa gas buang dari BBM premium sangat buruk dan dianggap bisa merusak kualitas udara.

"Soal kualitas, justru yang saat ini paling mendesak adalah bagaimana meng-upgrade BBM kita yang sangat tidak berkualitas tapi masih dianggap mahal," ucap Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI dalam acara diskusi virtual,(23/5/20).

Menurut Tulus, hanya Indonesia yang masih menggunakan BBM sekelas Premium, dengan oktan yang sangat rendah yakni 88.

Baca Juga: Stok BBM di Tol Trans Jawa Aman, Walau Begitu Tetap Dilarang Mudik

"Dulu sebelum mudik Lebaran 2018, Premium itu pernah hengkang dari Pulau Jawa, sekarang dikembalikan lagi saat zamannya Ignatius Jonan," kata Tulus.

"Dijual lagi di Jakarta dan Pulau Jawa sampai sekarang. Padahal dulu sudah benar itu, kenapa dikembalikan lagi?" ungkapnya.

Tulus menekankan, Kota-kota besar di Indonesia sudah tak layak lagi menggunakan BBM selevel Premium.

"Jadi kalau ingin mengembalikan Jakarta bebas polusi, maka salah satu yang harus dibenahi adalah berikan bahan bakar yang berkualitas," tuturnya.

"Gak level kota-kota besar seperti Jakarta dipasok dengan BBM 'busuk' begitu," tutupnya.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa