Daihatsu Prediksi Fase New Normal Tak Bikin Penjualan Naik, Ini Alasannya

Naufal Shafly,Ignatius Ferdian - Senin, 1 Juni 2020 | 19:20 WIB
Ilustrasi booth Daihatsu di pameran otomotif
Harryt MR/Otomotifnet
Ilustrasi booth Daihatsu di pameran otomotif

Otomotifnet.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memprediksi belum ada peningkatan penjualan mobil menjelang fase new normal.

Menurut Amelia Tjandra, Direktur Marketing ADM, penjualan mobil baru akan naik kalau kondisi ekonomi masyarakat telah pulih.

"Penjualan mobil tergantung daya beli. Jika ekonomi bertumbuh, daya beli meningkat, baru penjualan mobil bisa naik," ucap Amel saat dihubungi (1/6).

Ia berpendapat, saat ini kondisi ekonomi belum mengalami pertumbuhan, sehingga peningkatan penjualan mobil baru belum akan terjadi.

Baca Juga: PSBB Diperpanjang, Pabrik Daihatsu Beraktivitas, Hanya Untuk Ekspor

Amel memprediksi, penjualan baru akan meningkat bila ekonomi bisa tumbuh dan kembali ke situasi sebelum ada Pandemi Covid-19.

"Lihat prediksi GDP (Gross Domestic Product) aja. Jika bisa balik ke growth di atas 5 persen seperti sebelum covid, maka (penjualan mobil baru) bisa balik seperti semula," ungkapnya.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia menyerukan kehidupan new normal pada Juni 2020 ini.

Dengan seruan new normal, berarti masyarakat diminta tetap beraktivitas di tengah Pandemi Covid-19, tentunya dengan protokol keselamatan untuk mencegah penularan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa