Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tol Yogyakarta-Solo-Bawen-Cilacap Titik Temu di Daerah Ini

Irsyaad Wijaya - Rabu, 5 Agustus 2020 | 10:15 WIB
Ilustrasi ruas jalan tol Yogyakarta-Solo, Yogyakarta-Bawen, dan Yogyakarta-Kulonprogo
Tribun Jogja
Ilustrasi ruas jalan tol Yogyakarta-Solo, Yogyakarta-Bawen, dan Yogyakarta-Kulonprogo

Otomotifnet.com - Proses sosialisasi pembangunan tol Yogyakarta-Bawen sudah sampai di kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, (4/8/20).

Dalam sosialisasi, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Supriyatno mengatakan, kelurahan Tirtoadi akan menjadi titik pertemuan ruas tol Yogyakarta-Solo-Bawen-Cilacap segmen Yogya Kulon Progo.

Dengan adanya titik simpul itu, Kelurahan Tirtoadi menjadi wilayah yang cukup seksi.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada masalah.

Baca Juga: Sosialiasi Tol Yogyakarta-Bawen Diwarnai Kesalahan Gambar Desain, Warga Bingung

Ada beberapa warga yang menyampaikan, bahwa satu bidang terbelah menjadi dua, satu sisi terdampak tol Yogya-Solo, sementara sisi lain terdampak Yogya-Bawen.

Menurut dia, hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus, supaya tidak menjadi keresahan masyarakat dan tidak timbul kesenjangan.

"Bidangnya sama tetapi terpotong, satu ikut Yogya-Solo, satu Yogya-Bawen. Ada lima orang yang mengalami situasi seperti ini.

"Ini bukan barang sederhana. Makanya harus dikawal secara khusus, jangan sampai terjadi kesenjangan antara perlakuan Yogya-Solo dan Yogya-Bawen di wilayah perbatasan," ungkapnya.

"Untuk mengurangi keresahan masyarakat, kami coba percepatan untuk Tirtoadi ini dalam konsultasi publik," jelasnya.

"Sehingga besok ketika izin penetapan lokasi terbit, waktu pemasangan patok tidak jauh berbeda dengan Yogya-Solo," sambungnya.

"Dengan catatan pemberkasan harus ada percepatan juga," lanjutnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah membuat komitmen dengan warga terkait percepatan pemberkasan.

Baca Juga: Tol Yogyakarta-Cilacap Dikerjakan 2022 Mendatang, Tunggu Tol Solo-Jogja-Bawen Dulu

"Kami sudah berkomitmen, tadinya kami minta percepatan satu bulan. Tetapi warga malah minta lebih cepat lagi, tiga minggu," bebernya.

"Warga malah akan membuat tim di tingkat dusun, khususnya di Sanggrahan. Ini bagus sekali," tambahnya.

Sumber:

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa