Ganti Roller CVT Jangan Asal, Bobot Pengendara Juga Dihitung Dulu

Uje,Irsyaad Wijaya - Jumat, 11 September 2020 | 11:15 WIB
Tiga roller standar FreeGo 11 gram disilang dengan tiga roller CLD 9 gram untuk bantu akselerasi
Fariz/otomotifnet.com
Tiga roller standar FreeGo 11 gram disilang dengan tiga roller CLD 9 gram untuk bantu akselerasi

Otomotifnet.com - Sebelum mengganti roller CVT motor matik, ada baiknya ukur dulu bobot pengendaranya.

Sebab bobot pengendara juga pengaruh saat akan memilih roller baik ke lebih ringan atau berat.

Biasanya untuk akselerasi lebih cepat di putaran bawah, bisa dilakukan dengan cara meringankan bobot roller.

"Soalnya saya sendiri menerapkan ini ketika ada konsumen mau upgrade," buka Hisby Islami dari Mr Beespeed di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Motor Matik Putaran Atasnya Nonjok, Triknya Mudah, Pakai Jurus Kerok Jalur Roller

Roller 4S1M tersedia untuk berbagai skutik di Indonesia dengan harga terjangkau
R59 Racing
Roller 4S1M tersedia untuk berbagai skutik di Indonesia dengan harga terjangkau

"Misalnya bobot pengguna cenderung gemuk, disarankan untuk tidak pakai roller yang terlalu enteng," ungkapnya.

Roller yang terlalu enteng akan bikin tenaga di putaran atas cenderung turun.

"Apalagi kalau penggunanya cenderung gemuk, disarankan turun bobot 1 tingkat saja," lanjut Hisby.

"Misalnya Honda Vario yang bobot roller bawaannya 15,5 gram, kami sarankan maksimal turun di 14 gram saja," terangnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa