Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Blok Yamaha RX-King Y-1 Tidak Orisinal Ketahuan, Bengkel Spesialis Beberkan Ciri-cirinya

Isal,Ignatius Ferdian - Sabtu, 26 September 2020 | 12:45 WIB
Blok silinder Yamah RX-King buatan Jepang mempunyai kualitas liner yang bagus
Isal/GridOto.com
Blok silinder Yamah RX-King buatan Jepang mempunyai kualitas liner yang bagus

Otomotifnet.com - Blok silinder Yamaha RX-King berkode Y-1 memang sedang diburu, namun perlu diperhatikan kondisinya karena ada beberapa yang sudah tidak orisinal.

Bukan tiruan, tetapi kondisi blok silinder Y-1 tidak orisinal lagi atau sudah kena modifikasi.

"Supaya terlihat seperti Oversize O, ada yang mengganti lapisan liner-nya. Kami menyebutnya blok silinder lapisan," buka Achil, owner bengkel spesialis Yamaha RX-King, bengkel Achil KCDJ.

Sekilas blok silinder Yamaha RX-King lapisan dengan yang masih orisinal sulit untuk dibedakan.

Baca Juga: Blok RX-King Berkode Y-1 Diincar, Dinding Liner Istimewa, Ini Penjelasannya

Lapisan liner tambahan pada blok silinder Yamaha RX-King Y-1 terlihat enggak presisi dengan lubang bilas (transfer port) bawaan
Isal/GridOto.com
Lapisan liner tambahan pada blok silinder Yamaha RX-King Y-1 terlihat enggak presisi dengan lubang bilas (transfer port) bawaan

Cuma pria yang akrab disapa Achil ini punya cara jitu untuk membedakannya.

Cara ini bisa kalian gunakan saat membedakan blok silinder Yamaha RX-King Y-1 lapisan atau yang masih orisinal.

"Buat mengetahui blok silinder sudah lapisan atau masih orisinal, bisa kelihatan dari lubang bilas (transfer port) dan lubang pembuangannya (exhaust port)," papar Acil.

"Kalau liner sudah diganti, lapisan pada dinding liner itu enggak bisa sama (presisi) dengan lubang bilas bawaan blok, pasti kelihatan lebihannya," tambahnya saat ditemui di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Blok Silinder Yamaha RX-King Diburu, Kode Y-1 Langka, Tembus Rp 20 Juta

Kemudian kalian juga bisa lihat pada dinding liner yang menempel pada crankcase.

"Pada ujung liner itu terlihat seperti ada lapisan lagi, kalau kurang jelas bisa diterangi dengan senter," jelas Achil.

"Sebenarnya banyak yang pakai lapisan begini karena enggak mau pakai piston dengan oversize yang lebih besar," tambahnya.

Achil menyarankan untuk menghindari pemakaian blok silinder lapisan.

"Kalau teknik melapisinya jelek bukan tidak mungkin lapisan itu pecah yang akhirnya bisa merusakan piston dan blok silinder sendiri," tutupnya.

 

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa