Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

FreeGo Jadi 158,2 cc, Upgrade Mesin Stage 1, Tenaga Naik 1,9 Dk

Fariz Ibrahim - Kamis, 12 November 2020 | 23:45 WIB
Upgrade performa Yamaha FreeGo stage 1, serba plug and play
Fariz/otomotifnet.com
Upgrade performa Yamaha FreeGo stage 1, serba plug and play

Otomotifnet.com - Yamaha FreeGo dibekali mesin 125 cc, SOHC 2 katup, berpendingin udara. Performanya memang tidak terlalu istimewa.

Bagi yang ingin meningkatkan performanya, bisa tengok FreeGo milik salah satu reporter OTOMOTIF ini, yang telah menerapkan oprekan stage 1.

Apa saja part yang diganti dan bagaimana hasilnya?

BORE UP

Untuk menaikkan tenaga, paling mudah lakukan bore up. Asyiknya, blok dan piston FreeGo sama dengan Mio M3, jadi bisa menggunakan bore up kit aftermarket Mio M3.

Baca Juga: Yamaha FreeGo Tampil Ala R1M, Lampu Sipit, Double Disc Lebar

Bore up kit MP Conversion terpasang secara plug and play, kapasitas FreeGo jadi 158,2 cc
Fariz/otomotifnet.com
Bore up kit MP Conversion terpasang secara plug and play, kapasitas FreeGo jadi 158,2 cc

Yang digunakan kali ini blok MP (Moto Power) Conversion asal Filipina yang didatangkan oleh R59 Racing dengan harga Rp 600 ribu.

“Merek ini di Manila dibuat untuk harian. Jadi dengan harga ekonomis, tapi kekuatannya sudah teruji, merek ini terlaris di sana,” sebut Ergus Oei, owner R59 Racing.

Bloknya jenis casting, dibekali piston diameter 59 mm. Kapasitas mesin FreeGo pun naik jadi 158,2 cc. Enaknya bore up kit ini plug and play. 

“Langsung pasang gak perlu ubah apapun,” yakin Ergus yang lagi suka main sepeda.

“Bibir piston mendem 1 mm. Kompresi kisaran 12:1, jadi aman untuk harian,” sahut Suryo, salah satu mekanik R59 Racing.

Baca Juga: Yamaha FreeGo Pasang Lever Guard Kabon, Melindungi Iya, Gaya Juga Iya

Koil pakai Blue Coil USR agar letupan api di ruang bakar lebih besar dan stabil
Fariz/otomotifnet.com
Koil pakai Blue Coil USR agar letupan api di ruang bakar lebih besar dan stabil

INJECTOR & PIGGYBACK

Sebagai penyesuaian dari ruang bakar yang membengkak, injector jadi barang yang wajib diganti.

Pastinya karena butuh asupan bahan bakar lebih banyak, maka injector BRT dengan debit 150 cc/menit dipasang.

Agar lebih leluasa mengatur debit bahan bakar sesuai rpm mesin, piggyback Power Commander V (PCV) pun dipasang. Aslinya untuk Honda CBR1000R tapi bisa dipasang di FreeGo.

“Tinggal sesuaikan soket injector sama soket TPS, yang penting jangan asal main potong,” sebut Imam Gunawan, mekanik Sportisi Motorsport yang memasang part ini.

Agar lebih leluasa mengatur debit bensin di tiap rpm, piggyback PCV pun dipasang
Fariz/otomotifnet.com
Agar lebih leluasa mengatur debit bensin di tiap rpm, piggyback PCV pun dipasang

CVT

Untuk meneruskan daya dari mesin ke roda belakang, area CVT sedikit di-custom dengan mengubah sudut pulley dan mengerok jalur roller, agar lebih responsif namun ‘nafasnya’ tidak mudah habis.

Di area CVT per torsi pakai 1.000 rpm sedangkan per kopling 1.500 rpm dengan kampas kopling Daytona
Fariz/otomotifnet.com
Di area CVT per torsi pakai 1.000 rpm sedangkan per kopling 1.500 rpm dengan kampas kopling Daytona

Baca Juga: All New NMAX Hingga FreeGo Disengat Promo, Langsung Dapat Sepeda

Modifikasi lainnya di area CVT ada penggunaan per torsi 1.000 rpm dan per kopling 1.500 rpm, yang memegang kampas kopling berbahan carbon kevlar dari Daytona.

HASIL TES DYNO

Untuk mengetahui perubahan tenaga FreeGo yang sudah naik ke stage 1 ini, langsung dibawa ke atas mesin dyno Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport yang ada di Jl. Tenggiri No.4A, Rawamangun, Jaktim.

Dalam kondisi standar FreeGo memiliki tenaga maksimal 7,69 dk di 7.000 rpm dengan torsi 7.98 Nm di 6.590 rpm.

Sedangkan FreeGo stage 1 ini tenaganya 9,59 dk pada 7.060 rpm dengan torsi 9,67 Nm di putaran mesin yang sama.

Baca Juga: Honda Scoopy Hingga Yamaha FreeGo Ganti Ban, Ini Pilihan Ban Ukuran 12 Inci

Ada kenaikan tenaga 1,9 dk dan kenaikan torsi 1,69 Nm, galak sejak buka gas awal
Sportisi Motorsport
Ada kenaikan tenaga 1,9 dk dan kenaikan torsi 1,69 Nm, galak sejak buka gas awal

Itu berarti ada kenaikan tenaga 1,9 dk dan torsi 1,69 Nm.

“Kalau melihat grafiknya, saat digas mesinnya langsung ‘ngebuang’ rpm. Jadi karakter CVT-nya bikin rpm langsung ‘jerit’ pas baru buka gas. Pasti enak untuk stop and go,” rinci Imam selaku operator dyno.

Lumayannn…

 

Silencer knalpot pakai Arrow yang aslinya untuk NMAX, suara ngebas adem…
Fariz/otomotifnet.com
Silencer knalpot pakai Arrow yang aslinya untuk NMAX, suara ngebas adem…

R59 Racing: 0812-9082-857

Sportisi Motorsport: 0878-8914-2380

 

Data Upgrade:

Bore up kit: MP 59 mm

Injector: BRT 150 cc/menit

Piggyback: Power Commander V

Pulley: Custom

Per torsi: 1.200 rpm

Per kopling: 1.500 rpm

Knalpot: Arrow

Koil: Blue coil USR

Editor : Toncil
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa