Geber Mesin Mobil Sebelum Dimatikan Baiknya Dihindari, Dampak Buruk, Ini Penjelasannya

Radityo Herdianto,Ignatius Ferdian - Jumat, 4 Desember 2020 | 21:20 WIB
Ilustrasi takometer di mobil
Rianto P
Ilustrasi takometer di mobil

Otomotifnet.com - Buat yang punya kebiasaan geber mesin mobil sebelum dimatikan lebih baik dihindari, karena dampaknya buruk.

Banyak pemilik mobil yang menggeber mesin mobil sebelum dimatikan dengan maksud supaya mudah starter mesin kembali.

Namun, geber mesin mobil sebelum dimatikan sejatinya sudah tidak relevan untuk mesin mobil produksi sekarang.

Bahkan Syaifur Rohman, Service Advisor Honda Permata Hijau, Jakarta Selatan tidak menyarankan kebiasaan ini karena ada masalah baru yang bisa merusak mesin mobil.

Baca Juga: Hyundai Kona Elektrik Bisa Dicas Kondisi Menyala, Tapi Enggak Bisa Gerak, Ini Penjelasannya

"Putaran tinggi mesin tiba-tiba dimatikan, otomatis ada beberapa komponen yang belum siap berhenti," tekan Syaifur.

"Lebih berpengaruh pada mekanikal komponen yang berputar," sambung Syaifur.

Seperti water pump, serta alternator saat berhenti mendadak menciptakan hentakan.

Hentakan ini memberikan tekanan besar (beban stress) yang memicu kerusakan dan berbunyi saat bekerja kembali.

Baca Juga: Tes Mobil Bekas, Mesin Muncul Bunyi Decit, Ini Sumbernya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa