YLKI Beri Komentar Pedas Soal Wajib Bayar Parkir di Minimarket

M. Adam Samudra,Irsyaad Wijaya - Kamis, 7 Januari 2021 | 13:50 WIB
Mini market tanpa tukang parkir
Erwan/ Motorplus
Mini market tanpa tukang parkir

Otomotifnet.com - Minimarket kerap menjadi lahan basah para juru parkir liar meski sudah ada tulisan 'Parkir Gratis'.

Melihat kondisi tersebut, Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Suyatno pun memberikan komentar pedas.

Agus mengatakan, jika dilihat dari perspektif konsumen, fungsi parkir terbagi dari beberapa kategori.

Antara lain parkir sebagai bagian dari sistem manajemen lalu lintas, lalu parkir sebagai bagian transportasi serta parkir sebagai bagian dari lumbung Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan layanan publik.

Baca Juga: Tukang Parkir Kantongi Rp 1 Juta Sehari, Kena Untung Larangan Gubernur

"Di Jakarta dan kota-kota lain, fungsi parkir dikelola hanya sebagai lumbung PAD. Belum memperhatikan 3 aspek lain," ucap Agus saat dihubungi, (5/1/21).

"Termasuk parkir juga belum masuk sebagai sistem layanan publik," kata Agus.

Dengan demikian, Agus menduga terdapat kerancuan dalam sistem perparkiran. Selain dugaan kebocoran pendapatan dari perparkiran, parkir juga menimbulkan persoalan bagi konsumen.

"Konsumen hanya mendapatkan kewajiban membayar, tetapi tidak mendapatkan hak sebagai konsumen. Hak informasi misalnya, berapa konsumen harus membayar tapi tidak diinformasikan dengan jelas," tuturnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa