Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ninja 250 FI Kencang Tanpa Ganti ECU, Proses Singkat, Tenaga Terasa!

Fariz Ibrahim - Selasa, 18 Mei 2021 | 21:20 WIB
Remap ECU harus di atas mesin dyno untuk mendapatkan hasil yang diinginkan
Istimewa
Remap ECU harus di atas mesin dyno untuk mendapatkan hasil yang diinginkan

Otomotifnet.com - Gelaran Fun Race yang awalnya semacam latihan bersama komunitas, kini semakin serius. Selain banyaknya pembagian kelas, juga adanya regulasi.

Di kelas pemula Ninja 250, salah satu aturannya harus menggunakan ECU standar dan tanpa piggyback, jadi menghemat biaya tapi performa kurang maksimal.

Mau performa maksimal tapi ECU tetap standar? Bisa kok, caranya dengan remap ECU! Yang menyediakan jasa ini Leads Speed Shop (LSS).

Tool remap ECU ini dapat mengakses base map dari ECU bawaan motor. Dengan akses ini memungkinkan mengubah semua yang ada di dalam ECU. Tool ini sering digunakan oleh racing team di ajang WSBK,” ujar Ridwan Fajar dari LSS.

Baca Juga: Ninja ZX-25R Ditawari Corong Udara Custom, Bisa Nambah Tenaga 2 dk!

Ini menu utama softwarenya, lengkap kan?
Istimewa
Ini menu utama softwarenya, lengkap kan?

Ubahan yang bisa dilakukan pun terbilang banyak, fiturnya hampir mirip dengan ECU atau piggyback aftermarket.

“Seperti adjust fuel, timing, dan RPM limiter. Selain itu dapat juga mengakses kapan on/off radiator fan di temperatur yang diinginkan. Perubahan fuel dan timing dapat diubah berdasarkan sensor IAP (Intake Air Pressure) atau sensor TPS (Throttle Position Sensor) tergantung kebutuhan."

"Selain itu perubahan tersebut dapat dilakukan berdasarkan gir. Kita dapat membedakan mapping di setiap gir. Gir netral (N) dapat dibedakan dengan gir 1 atau seterusnya,” lanjut Kang Lead sapaannya.

Masih kurang? “Kita dapat juga mengubah map dari acceleration fuel dan deselaration fuel. Lalu bisa juga mengakses injector timing dan ignition dwell, bisa juga setting map jika kita mengaplikasi RAM air,” lanjut pria ramah ini.

Perubahan fuel dan timing dapat diubah berdasarkan sensor IAP (Intake Air Pressure) atau sensor TPS (Throttle Position Sensor)
Istimewa
Perubahan fuel dan timing dapat diubah berdasarkan sensor IAP (Intake Air Pressure) atau sensor TPS (Throttle Position Sensor)

Baca Juga: Kawasaki Ninja 300 Ditantang, Benelli Tornado 302R Diluncurkan, Ini Spesifikasi Mesinnya

Seting ignition timing dengan tampilan 3D
Istimewa
Seting ignition timing dengan tampilan 3D

Kang Lead mengaku tidak butuh waktu lama untuk remap ECU. “Yang lama saat mencari set up terbaik. Set up motor ini harus di atas dynotest untuk mendapat hasil maksimal,” aku pria yang bengkelnya di bilangan Jl. Babakan Sari, Bandung ini.

Biaya yang dibutuhkan ternyata terjangkau, kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 2 jutaan, tergantung spek mesin.

Remap ini harus dilakukan oleh profesional, kalau tidak bisa fatal seperti motor jebol, atau malah enggak jalan,” wanti pria ramah ini. 

Nah ECU standar bisa jadi rasa racing kan

 

Leads Speed Shop: 0821-2638-0900

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa