Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Enggak Bingung Lagi, Ini Lo Arti Kode di Pojokan Kaca Mobil

Irsyaad W,Abdul Aziz Masindo - Senin, 2 Agustus 2021 | 13:20 WIB
Standar kaca AGC Automotive di Mitsubishi Pajero Sport
Irsyaad Wijaya/Otomotifnet
Standar kaca AGC Automotive di Mitsubishi Pajero Sport

Otomotifnet.com - Di pojok kaca mobil suka tertulis aneka kode.

Ya, cuma orang-orang tertentu aja yang paham. Tapi kalian bisa juga tahu apa maksud kode-kode tersebut. Seperti AGC Automotive, JIS sampai E6.

Kode yang berkumpul jadi satu di tiap sudut kaca depan, belakang sampai samping ini ternyata standar keamanan.

Sebab tiap kaca mobil yang ada di Indonesia secara impor maupun lokal, wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketimbang bingung mengartikan, berikut rincian arti tiap kode di sudut kaca mobil:

1. AGC Automotive atau Asahimas

Merupakan merek dari kaca tersebut, sebagai contoh AGC Automotive umumnya dipakai mobil merek Toyota dan Honda.

Sementara Asahimas banyak dipakai mobil merek Suzuki.

"Contohnya Toyota dan Honda pakai merek AGC, kalau kita beli mobil baru, kacanya pakai merek itu," kata Steven Pratama, owner UnoPart di Kelapa Dua, Tangerang.

Baca Juga: Kaca Depan Mobil Retak Kena Kerikil, Bisa Kembali Normal, Ada Syaratnya!

Standar kaca AGC Automotive di Honda Freed
Irsyaad Wijaya/Otomotifnet
Standar kaca AGC Automotive di Honda Freed

2. DOT 305 AS1 dan AS2

Untuk kode DOT AS1 merupakan standar Amerika untuk kaca lamisafe (laminated glass) pada kaca depan

Sedangkan AS2 merupakan standar Amerika untuk kaca temperlite (tempered glass) pada kaca belakang dan samping.

DOT sendiri merupakan kepanjangan dari Department of Transportation yang merupakan standar keamanan Amerika.

3. JIS

Kode atau JIS merupakan standar dari Jepang, JIS sendiri memiliki kepanjangan (Japan Industrial Standard).

4. E6

Kemudian kode atau logo E6 ini merupakan Eurpoe standard atau standar yang dimiliki Eropa.

Standar Kaca mobil AGC Automotive
Istimewa
Standar Kaca mobil AGC Automotive

5. CCC, ADR dan PNS

Selain merek AGC tadi, ada juga beberapa standar dari negara lain, contohnya logo atau kode CCC (China Compulsory product Certification) yang merupakan standar Tiongkok.

Kemudian logo atau kode ADR (Australia Design Rule) merupakan standar Australia, dan PNS (Philipines National Standard) yang merupakan standar Filipina.

6. Lamisafe atau Temperlite

Terakhir kode Lamisafe atau temperlite merupakan jenis kaca, keduanya mempunyai perbedaan pada material dan fungsinya.

Lamisafe atau laminated diperuntukkan untuk kaca depan, sedangkan temperlite atau tempered glass diperuntukkan untuk kaca samping dan belakang.

Ilustrasi kaca jenis temperlite
Abdul Aziz Masindo/Otoseken.id
Ilustrasi kaca jenis temperlite

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Otoseken.id

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa