Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Begini Cara Mengoperasikan Transmisi AMT Atau AGS Saat Di Tanjakan

Andhika Arthawijaya - Minggu, 8 Agustus 2021 | 23:15 WIB
Wuling Cortez 1.8 i-AMT saat dijajal mendaki di tanjakan yang cukup menantang
Dok. OTOMOTIF
Wuling Cortez 1.8 i-AMT saat dijajal mendaki di tanjakan yang cukup menantang

Otomotifnet.com - Meski tadinya transmisi AMT (Automated Manual Transmission) masih dipandang aneh, kini sudah mulai banyak yang terbiasa dengannya.

Buktinya belakangan ini mobil-mobil dengan transmisi tersebut, makin banyak sliweran di jalan.

Sebut saja Suzuki Wagon R atau Ignis yang nama transmisinya AGS (Auto Gear Shift), Wuling Cortez 1.8 i-AMT, Renault Triber dan sebagainya. 

Memang cara beroperasinya transmisi manual yang diotomatiskan ini agak sedikit berbeda dari transmisi otomatis konvensional (torque converter) maupun CVT.

Baca Juga: Renault Triber Tantang Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, Andalkan Transmisi AMT, Begini Performanya

Transmisi AGS di Suzuki Ignis
Stanly/KompasOtomotif
Transmisi AGS di Suzuki Ignis

Bila tidak tahu triknya, perpindahan gigi yang terjadi akan terasa gak nyaman, seperti ada jeda agak lama.

Bahkan akan jadi kurang sip buat menanjak di tanjakan yang cukup curam. Terlebih bila membawa muatan banyak.

Tapi tenang sob! Sebenarnya mudah kok ‘menaklukkan’ transmsi model ini (AMT atau AGS).

Ini berdasarkan pengalaman Tim OTOMOTIF yang sudah menjajal mobil bertransmisi ini jalan jauh.

Saat Anda harus melewati jalan mendaki yang lumayan curam, apalagi bila harus melakukan stop and go di kondisi jalan seperti itu, “Disarankan menggunakan low gear,” saran Arief Ramadhi, Product Planning Specialist Wuling Motors Indonesia pada OTOMOTIF beberapa waktu lalu.

Sebab pada posisi gigi rendah, torsi mesin lebih kuat ‘menghela’ roda. 

Atau kalau mau aman, pindahkan mode berkendara menggunakan mode manual.

Karena pakai mode ini, posisi giginya fix seperti transmisi manual, sehingga kita bisa atur di gigi berapa yang kuat dan ideal untuk menghadapi tanjakan yang dilewati.

Baca Juga: Jangan Panik, Bawa Mobil Matic Ketemu Tanjakan, Lakukan Cara Ini

Saat mendaki di tanjakan yang curam, sebaiknya posisikan tuas transmisi di mode manual dan gunakan gigi rendah
Dok. OTOMOTIF
Saat mendaki di tanjakan yang curam, sebaiknya posisikan tuas transmisi di mode manual dan gunakan gigi rendah

Caranya, dengan cukup menaikkan atau menurunkan tuas transmisi. 

Oh iya, yang wajib diperhatikan bila mobil Anda berpenggerak roda depan, saat menanjak di tanjakan curam, sebaiknya urut gas perlahan-lahan dan cari jalur yang sedikit lebih landai.

Terutama ketika menghadapi tikungan patah atau ‘U Turn’ di tanjakan ekstrem. 

Karena dari pengalaman kami jika mobil sempat berhenti di tikungan patah yang menanjak tajam, ban depan cenderung mudah slip bila gas terlalu dibejek dalam. Apalagi bila permukaan jalannya licin atau basah.

Usahakan jaga putaran mesin jangan sampai drop di bawah 3.000 rpm
Dok. OTOMOTIF
Usahakan jaga putaran mesin jangan sampai drop di bawah 3.000 rpm

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa