Jangan Asal Utak-atik Gap Pada Busi, Banyak Efek Jelek Menghantui

Ferdian,Ryan Fasha - Rabu, 15 September 2021 | 17:05 WIB
Ilustrasi busi mobil
speednik.com
Ilustrasi busi mobil

Otomotifnet.com - Tiap busi mempunyai celah antara elektroda inti dengan elektroda massa.

Celah busi ini sudah disesuaikan dari pabrik sesuai dengan spesifikasi busi tersebut.

Jadi gap busi ini jangan nekat diubah menjadi lebih rapat atau lebih renggang dari standarnya.

Namun nyatanya masih banyak orang yang mengubah gap busi dengan alasan untuk meningkatkan performa busi.

Ketika tim redaksi ngobrol dengan Diko Oktaviano, Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Indonesia, ia menjelaskan bahwa ukuran gap busi bawaan pabrikan sudah paling ideal.

"Umumnya, gap busi mobil itu ada di antara 1 mm sampai 1,1 mm, ini idealnya," buka Diko.

"Kalau gap busi diubah misalnya menjadi lebih rapat maka daya quenching busi menjadi tidak optimal," tambahnya.

Baca Juga: Ini Cara Cek Busi Lama Tak Diganti, Buat Panduan Beli Mobil Bekas

Mengukur jarak/gap elektroda busi mobil
Auto Repair & Maintenance
Mengukur jarak/gap elektroda busi mobil

Hal ini jelas membuat proses pembakaran akan terganggu.


Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa