Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Naik Ducati Superleggera V4 Kaya Gak Naik Moge, Bahannya Serba ringan!

Fariz Ibrahim - Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:13 WIB
Mengendarai Ducati Superleggera V4 tidak seperti mengendarai moge, ringan banget!
Ibnu/gridoto.com
Mengendarai Ducati Superleggera V4 tidak seperti mengendarai moge, ringan banget!

Ringan saat ditegakkan, tentu saja Superleggera V4 juga sangat ringan ketika diajak bermanuver. Rasanya seperti sedang mengendarai motor 250 cc! Benar-benar nurut ke mana pengendara ingin berbelok.

Kalau bicara redaman suspensi, tidak perlu khawatir jika belum nyaman, pasalnya baik suspensi depan maupun monosoknya sudah fully adjustable.

Tinggal sesuaikan dengan karakter serta kondisi jalan yang dilewati saja.

Baik suspensi depan maupun belakang Ducati Superleggera V4 sudah fully adjustable
Ibnu/gridoto.com
Baik suspensi depan maupun belakang Ducati Superleggera V4 sudah fully adjustable

Terdapat pula sepasang cakram 330 mm semi-floating yang dijepit kaliper Brembo monobloc Stylema di depan, dan cakram 245 mm dengan kaliper Brembo 2 piston di belakang yang sangat ampuh mengurangi laju Superleggera V4, pencet sedikit langsung berhenti, cieettt…

Brembo Monoblock Stylema radial 4 piston menempel pada bottom fork berbahan aluminium billet di Ducati Superleggera V4
Rangga/otomotifnet.com
Brembo Monoblock Stylema radial 4 piston menempel pada bottom fork berbahan aluminium billet di Ducati Superleggera V4

Data spesifikasi:

Tipe mesin: Desmosedici Stradale 90° V4, counter-rotating crankshaft, 4 Desmodromic timing, 4 valves per cylinder, liquid cooled

Kapasitas mesin: 998 cc

Bore x stroke: 81 x 48,4 mm

Rasio kompresi: 14:1

Tenaga maksimal: 224 dk (165 kW) @15.250 rpm – 234 dk (174 kW) @15.500 rpm dengan full racing exhaust

Torsi maksimal: 116 Nm @11.500 rpm – 119 Nm @11.750 rpm dengan full racing exhaust

Sistem bahan bakar: Electronic fuel injection system. Twin injectors per cylinder. Full ride by wire elliptical throttle bodies with aerodynamic valves. Variable length intake system

Exhaust: 4-2-1-2 system, with 2 catalytic converters and 2 lambda probes

Girboks: 6 speed with DQS up/down EVO 2

Sasis: Carbon fiber

Suspensi depan: Fully adjustable 43 mm Ohlins NPX25/30 pressurized fork with TiN treatment, billet fork bottoms, lightweight springs, fully adjustable

Pelek depan: 5-split spoke carbon fiber 3.50 x 17

Ban depan: Pirelli Diablo Supercorsa SP 120/70 ZR17

Suspensi belakang: Fully adjustable Ohlins TTX36 unit with GP valve and titanium spring. Carbon fiber single-sided swing arm

Pelek belakang: 5-split spoke carbon fiber 6.00 x 17

Ban belakang: Pirelli Diablo Supercorsa SP 200/60 ZR17

Jarak main roda: 120 mm & 130 mm

Rem depan: 2 x 330 mm semi-floating discs, radially mounted Brembo Monobloc Stylema (M4.30) 4 piston callipers with Cornering ABS EVO

Rem belakang: 245 mm disc, 2 piston calliper with Cornering ABS EVO

Instrumen: Last generation digital unit with 5 inci TFT colour display

Bobot kering: 159 kg – 152,2 kg with racing kit

Tinggi jok: 835 mm

Jarak sumbu roda: 1.480 mm

Rake: 24,5°

Trail roda depan: 100 mm

Kapasitas tangki: 16 liter

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa