Oh ya, ada adalagi perbedaan standariasi oli mesin bensin maupun oli mesin diesel, yaitu ACEA ( Association des Constructeurs Europeens d’Automobiles).
Standariasi ini biasa digunakan untuk mesin mobil eropa.
Untuk ACEA A menjadi stadarisasi untuk oli mesin bensin.
Sementara itu untuk ACEA C2, C3 dipergunakan untuk mesin diesel ringan seperti mobil yang beredar di Indonesia.
Baca Juga: Cara Untuk Melihat Spesifikasi Dan Waktu Ganti Minyak Rem kendaraan
Baca Juga: 4 Tips Melewati Tanjakan Ekstrem Dengan Mobil Matik, Perhatikan Ini
Baca Juga: Bukan di D Tapi di L, Ini Posisi Gigi Mobil Matik Yang Aman di Turunan
Baca Juga: Amankah Aki Motor Matic Saat Terendam Banjir? Wajib Waspada Nih
Untuk tingkatan ACEA E4, E6, atau E7 biasa dipergunakan untuk mesin kendaraan berat seperti truk, bus, maupun alat berat lainnya.
Sementara untuk kekentalan atau SAE (Society of Automotive Engineers) untuk mesin bensin maupun mesin diesel sudah hampir sama.
"Untuk kekentalannya oli mesin bensin dan diesel hampir sama seperti 15W-40, 5W40, bahkan sampai 5W-30," sebutnya.
Nah, ada baiknya sebelum membeli oli mesin pastikan dulu spesifikasinya tepat ya.
| Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR