Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Benarkah Panasin Motor Malah Buat Bahaya? Ini Kata Bengkel

Konten Grid - Kamis, 12 Februari 2026 | 11:25 WIB
Ilustrasi cara memanaskan motor
Salim
Ilustrasi cara memanaskan motor

Otomotifnet.com - Bagi banyak pengendara, ritual memanaskan mesin sebelum berkendara adalah "ibadah" wajib agar oli melumasi seluruh celah mesin dengan sempurna.

Namun, di balik niat baik merawat mesin, ada batasan waktu yang sering kali dilanggar sehingga justru memicu kerusakan pada bagian lain.

Berbeda dengan teknologi masa lalu, mesin motor modern telah dirancang dengan presisi tinggi agar siap beroperasi dalam waktu singkat.

Menurut Rendra Kusuma, seorang praktisi bengkel berpengalaman, durasi ideal memanaskan motor tidaklah lama.

  • Waktu Ideal: Cukup 3 hingga 5 menit saja.

  • Kesiapan Komponen: Dalam rentang waktu tersebut, pompa oli sudah cukup untuk menyalurkan pelumasan ke seluruh komponen vital tanpa harus membuang bahan bakar secara percuma.

Baca Juga: Di P atau N Tuas Transmisi Mobil Matik Saat Manasin Mesin, Ini Kata Ahlinya

Baca Juga: Begini Cara Manasin Motor Listrik Biar Enggak Rewel

Baca Juga: Bahaya Oli Mesin Motor Rembes, Ini 3 Solusi Praktisnya Kata Bengkel

Baca Juga: Bahaya Oli Mesin Motor Rembes, Ini 3 Solusi Praktisnya Kata Bengkel

Salah satu poin edukatif yang jarang disadari adalah dampak panas pada sistem kelistrikan, khususnya lampu utama.

Pada motor keluaran terbaru dengan sistem Automatic Headlight On (AHO), lampu akan langsung menyala begitu mesin hidup.

  • Masalah: Lampu menghasilkan energi panas yang tinggi. Jika motor dipanaskan terlalu lama dalam posisi diam (statis), tidak ada sirkulasi udara dari depan yang membantu mendinginkan area lampu.

  • Akibatnya: Suhu panas yang terjebak dapat menyebabkan mika lampu menguning hingga meleleh, yang tentu akan memakan biaya perbaikan yang tidak murah.

Efek negatif lain merambah ke bagian eksterior, tepatnya pada leher knalpot.

Sebagai komponen yang bersentuhan langsung dengan blok mesin, leher knalpot menerima suhu paling ekstrem.

  • Tanpa aliran udara pendingin saat motor berjalan, panas yang menumpuk akan mempercepat proses oksidasi pada logam.

  • Hal ini menyebabkan leher knalpot cepat berubah warna menjadi kekuningan atau kusam, yang secara estetika mengurangi keindahan motor Anda.

Editor : Grid

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa