Suzuki Titan, Murah Bukan Murahan

Editor - Jumat, 14 Mei 2010 | 08:20 WIB

(Editor - )

OTOMOTIFNET – Mengenal lebih jauh gacoan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di kelas bebek low entry menjadi menarik, pasalnya persaingan di kelas ini cukup keras. Dominasi Honda Revo 110 cukup kuat, apalagi Yamaha Vega ZR juga terus menguntit dengan angka penjualan yang tidak sedikit.

Artinya Suzuki Titan yang nantinya bakal menjadi pengganti Suzuki Smash ini akan bersaing dengan dua tipe dan sebagai modal harus memiliki banyak keunggulan.

Satu keunggulan yang sudah dijelaskan oleh Joko Utomo, 2W Marketing & Sales - 2W Head adalah harga jual Titan akan dibanderol lebih hemat dibanding Honda Revo dan Yamaha Vega ZR.

Kabarnya Suzuki  Titan bakal dilego Rp 10,8 juta untuk tipe jari-jari, sedang yang hendak tampil lebih sporty bisa memilih varian dengan pelek racing. Harganya pun terpaut tidak jauh, hanya lebih mahal Rp 800 ribuan, atau dijual sekitar Rp 11,6 juta.

Bila dibandingkan dengan Honda Absolute Revo 110. Versi pelek jari-jarinya dijual Rp 11,8 juta (on the road Jakarta). Sedang versi pelek racingnya dilepas Rp 13,2 juta dan varian tertingginya, Revo DX dilepas Rp 13,8 juta. Sedang Yamaha Vega ZR dijual Rp 11,85 juta (on the road Jakarta). Vega ZR hanya dijual dengan pelek jari-jari.


Harga Murah Enggak Murahan

"Tapi catat ya, lebih murah bukan berarti spek down. Kami ingin memberikan value for money yang lebih ke konsumen," bebernya. Hemm… berarti selain harga murah, Suzuki ingin mengedepankan keunggulan secara teknis mari dibongkar satu persatu.

Mulai dari mesin. Mesin baru yang dipakai Suzuki Titan ini mengusung isi silinder 113cc. Angka itu diperoleh dari diameter piston 51 mm dan stroke 55,2 mm. Dari sini saja sudah terlihat karakternya tang over stroke, umumnya mesin seperti ini memiliki torsi lebih besar.

Torsi besar memiliki keuntungan soal konsumsi bahan bakar, untuk mencapai keceptan yang diinginkan, pengendara tidak perlu putar selongsong gas terlalu dalam yang akhirnya penggunaan bahan bakar bisa ditekan.

Dengan mesin barunya, Titan diklaim mampu memuntahkan tenaga hingga 8,4 Ps atau 8,31 Dk. Bandingkan dengan Honda Revo yang oleh pabrikannya diklaim memiliki power 8,46 Ps atau 8,37 Dk dan Yamaha Vega ZR yang memiliki tenaga 6,0 Kw atau 8,04 Dk.

Di kelas bebek entry level, Titan pun menjadi satu-satunya yang dilengkapi dengan TPS (throtle position sensor) di karburator. Perangkat ini memberikan input ke pengapian untuk melakukan pembakaran sesuai dengan posisi throttle, tentunya dengan adanya TPS, mesin 113cc-nya akan lebih irit namun bertenaga.

Selain itu, secara desain dan fitur pun bisa diadu. Suzuki Titan hadir dengan desain yang lebih futuristik. Lekukan tajam khas Suzuki terlihat jelas. Lampu sein di sayap membuat Titan terlihat lebih modern. Secara desain boleh dibilang lebih fresh.

Tapi perlu diingat, desain yang terlalu futuristik justru umumnya kurang di minati di Indonesia. Kita lihat saja apakah bentuk baru pengganti Suzuki Smash ini mampu di terima masyarakat Indonesia.

Sedang fiturnya seperti rumah kunci yang dilengkapi pengaman bermagnet. Fitur ini ada pada Honda Revo yang harganya lebih mahal tapi absen di Yamaha Vega ZR. Boks pada bagasi dibawah jok juga lega meski tak seluas Honda Revo, tapi tentunya lebih besar ketimbang Yamaha Vega ZR.

Dan urusan kemudahan dan kenyamanan berkendara, OTOMOTIFNET.com sudah membuktikannya saat menjajal Suzuki Titan untuk pertama kalinya di Yogyakarta. Hasilnya, tak kalah bersaing dengan Honda Revo dan Yamaha Vega ZR. Posisi stang lebih rendah membuatnya makin nyaman dikendarai. Tapi sayangnya jok terasa lebih keras, tentunya mengurangi kenyamanan menempuh perjalanan jarak jauh.

Penulis/Foto:Popo/Andika,AZ